tambah Neni. Program penyaluran air ini rencananya akan terus berjalan sampai sumber air sumur warga kembali normal atau ada layanan air yang beroperasi lagi.
Dukungan dari pemerintah daerah juga sangat krusial. Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tamiang, dr. Mustakim, tak menyembunyikan betapa gentingnya situasi yang dihadapi warganya.
ujarnya dengan nada haru.
Lebih dari sekadar air bersih, komitmen pemulihan jangka panjang juga mulai digarap. Pertamina, bersama Dinkes setempat, sudah mulai melakukan survei untuk mengaktifkan kembali beberapa Puskesmas yang terdampak. Jika nantinya ketersediaan armada truk bertambah, volume distribusi air pun akan ditingkatkan, termasuk untuk mendukung kebutuhan rumah sakit dan puskesmas di wilayah tersebut.
Jadi, upaya ini bukan sekadar bantuan sesaat. Ada upaya nyata untuk membangun kembali akses dasar yang hilang akibat bencana, dimulai dari setetes air bersih.
Artikel Terkait
OMG Beauty dan ParagonCorp Fasilitasi Mudik Gratis Ratusan Pemudik dari Monas
Nyepi dan Idulfitri Berdekatan di Maret 2026, Wakil Ketua MPR Soroti Momentum Kerukunan
Empat Personel TNI Ditahan Terkait Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Menteri Parekraf Apresiasi Banten Creative Fest, Soroti Anggaran Rp10 Triliun untuk Ekraf