Foto Mesra Katy Perry dan Justin Trudeau Picu Badai Spekulasi

- Senin, 08 Desember 2025 | 12:10 WIB
Foto Mesra Katy Perry dan Justin Trudeau Picu Badai Spekulasi

Bintang pop Katy Perry baru-baru ini membuat heboh media sosial. Ia mengunggah sebuah foto yang menunjukkan dirinya sedang berpelukan dengan mantan Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau. Unggahan di akun Instagram pribadinya itu langsung memicu badai spekulasi. Banyak yang menilai, foto mesra itu adalah konfirmasi paling aman soal kabar hubungan asmara mereka yang sudah lama bergulir.

Foto tersebut menampilkan keduanya terlihat akrab, dengan latar pepohonan musim gugur yang warnanya memerah. Perry, yang kini berusia 41 tahun, menyelipkan potret itu di antara serangkaian foto lain di akunnya yang diikuti lebih dari 202 juta orang. Tak cuma foto diam, ada juga klip singkat di mana mereka terlihat sedang asyik menyantap sushi berdua.

Untuk rangkaian gambar yang diunggah Sabtu malam itu, Perry hanya memberi keterangan singkat: "tokyo times on tour and more," disertai emoji bunga dan hati merah. Sederhana sekali.

Hingga saat ini, baik Perry maupun Trudeau sama-sama bungkam. Mereka belum memberikan pernyataan resmi apa pun untuk mengonfirmasi atau membantah status hubungan mereka.

Namun begitu, sebenarnya sudah ada beberapa petunjuk sebelumnya. Trudeau yang berusia 53 tahun itu pernah terlihat menghadiri konser Perry bulan Juli lalu. Lalu, pada Oktober, rumor semakin menjadi-jadi. Situs selebriti TMZ merilis video yang menunjukkan pasangan ini bergandengan tangan di sebuah acara malam di Paris. Saat itu, mereka sedang merayakan ulang tahun penyanyi "Roar" tersebut.

Trudeau sendiri dikenal publik sebagai pemimpin Partai Liberal yang memimpin Kanada dari 2015 hingga 2025. Sementara Perry, ya, siapa yang tak kenal penyanyi hits seperti "Hot n Cold" atau "I Kissed a Girl" ini? Dunia hiburan dan politik memang seringkali bersinggungan, dan kali ini, persinggungannya cukup menarik perhatian.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar