Jembatan penghubung di Desa Keramatjaya, Cimanggu, ambruk total. Kejadiannya Minggu lalu, saat sebuah truk pengangkut kayu gelondongan melintas. Akses menuju tiga desa pun langsung terputus sama sekali.
“Jembatannya sudah bolong-bolong dan cuma ditambal pakai pohon kelapa,” cerita Debin, seorang warga setempat, mengenai kondisi sebelum kejadian.
“Lalu truk itu lewat bawa kayu, ya langsung ambruk di situ bersama mobil-mobil lainnya.”
Merespon insiden ini, anggota DPRD Pandeglang dari Fraksi Gerindra, Jojon Suhendar Andari, mendesak pemerintah setempat untuk bertindak cepat. Prioritas utamanya adalah membangun jembatan sementara. Tujuannya jelas: agar mobilitas warga tidak lumpuh lebih lama lagi.
“Saya sudah koordinasi dengan PUPR kabupaten,” ujar Jojon pada Senin (8/12/2025).
Artikel Terkait
Sidang Isbat Awal Syawal 1447 H Digelar 19 Maret 2026
Tim Hukum Andrie Yunus Bentuk Investigasi Independen untuk Kasus Penyiraman Air Keras
Wamendagri: Musrenbang Kunci Perencanaan Pembangunan Daerah
RJ2 Dukung Penuntasan Kasus Penyekriman Aktivis Kontras Andrie Yunus