"Isinya beragam, mulai dari 20 ton beras, ribuan kaleng susu dan sarden, sampai ke kebutuhan spesifik seperti pakaian dalam wanita, pembalut, dan pampers anak," jelas Agus saat pelepasan.
"Semoga ini bisa meringankan, walau hanya sedikit," tambahnya dengan harap.
Menurutnya, aksi pengiriman bantuan ini murni bentuk solidaritas dari seluruh jajaran kementeriannya. Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menjadi fokus perhatian. Agus juga menyampaikan apresiasi untuk stafnya yang turut berkontribusi.
Duka tentu masih terasa mendalam. Bencana ini bukan cuma soal kerugian harta benda.
"Kita semua ikut berduka. Ada korban jiwa, dan banyak juga warga yang terpaksa meninggalkan rumah mereka. Ini situasi yang sangat berat," ucap Agus, menyiratkan kepeduliannya.
Artikel Terkait
Tragedi Malam di Jonggol: Dua Pelajar Tewas Usai Tawuran yang Dipicu Obrolan WhatsApp
MK Tegaskan Jalan Buka bagi Polisi Aktif Duduki Jabatan Sipil
Sindikat Love Scam dari Tangerang Incar Warga Korea dengan Rekaman Intim
Kampus dan Kementerian HAM Kolaborasi, Tanam Nilai HAM Berbasis Budaya Papua