"Isinya beragam, mulai dari 20 ton beras, ribuan kaleng susu dan sarden, sampai ke kebutuhan spesifik seperti pakaian dalam wanita, pembalut, dan pampers anak," jelas Agus saat pelepasan.
"Semoga ini bisa meringankan, walau hanya sedikit," tambahnya dengan harap.
Menurutnya, aksi pengiriman bantuan ini murni bentuk solidaritas dari seluruh jajaran kementeriannya. Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menjadi fokus perhatian. Agus juga menyampaikan apresiasi untuk stafnya yang turut berkontribusi.
Duka tentu masih terasa mendalam. Bencana ini bukan cuma soal kerugian harta benda.
"Kita semua ikut berduka. Ada korban jiwa, dan banyak juga warga yang terpaksa meninggalkan rumah mereka. Ini situasi yang sangat berat," ucap Agus, menyiratkan kepeduliannya.
Artikel Terkait
Anak Terluka Diduga Akibat Peluru Nyasar, Latihan Militer Korsel Dihentikan Sementara
Lonjakan 247 Persen Pemudik Laut di Pelabuhan Tenau Kupang
Transjakarta Perpanjang Jam Operasi Bus Wisata Selama Libur Lebaran 2026
Kemenag Ingatkan Etika Berbuka Saat Mudik dan Anjurkan Manfaatkan Aplikasi Pusaka