Menurutnya, aksi sosial semacam ini bukan sekadar ritual belaka. Ini adalah bentuk penghormatan mendasar pada kemanusiaan para korban. Di sisi lain, ini juga jadi bukti tanggung jawab moral paguyuban mereka terhadap warga yang sedang berduka dan membutuhkan uluran tangan.
Nah, bantuan dari Menteri Agus ternyata tak cuma kain kafan. Ada juga bantuan lain yang sifatnya mendukung kehidupan sehari-hari. Dua unit traktor tangan atau alsintan diserahkan kepada para penggali kubur dan bilal mayit yang sehari-harinya juga berprofesi sebagai petani. Bantuan alat pertanian ini dimaksudkan untuk menguatkan ketahanan pangan di wilayah mereka.
Rasa syukur pun diungkapkan oleh para penerima.
"Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada Jenderal Purnawirawan Agus Andrianto selaku Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan, yang telah memberikan alat ini kepada kami dalam rangka Ketahanan Pangan di Kecamatan Juhar, Kabupaten Karo, Sumut," tutur salah seorang penerima.
Artikel Terkait
HNW: Kampus Islam Bisa Lahirkan Generasi Cendekiawan Berwawasan Global
Hening di Jatimelati: Keluarga dan Sahabat Berduka untuk Ferry Irawan, Korban Pesawat Hilang di Pangkep
Prabowo Sambut Hangat Diaspora di London, Sapa Mahasiswa di Tengah Kunjungan Kenegaraan
Korban Kedua Kecelakaan Pesawat di Bulusaraung Ditemukan, Berjenis Kelamin Perempuan