Banjir di Sumatera yang membawa puluhan kayu gelondongan kini jadi sorotan. Menanggapi hal itu, Kementerian Kehutanan langsung bergerak. Mereka telah mengambil sampel kayu untuk diteliti lebih lanjut.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengungkapkan, pihaknya punya cara unik untuk mengusut asal-usul kayu tersebut. Teknologi yang disebut AIKO akan mereka gunakan. Alat identifikasi kayu otomatis itu, kata dia, bisa membaca anatomi kayu dengan detail.
"Sudah kami ambil sampelnya. Nanti pakai teknologi sederhana, AIKO, untuk tahu anatomi kayunya," ujar Raja Juli.
Dia menjelaskan, teknologi itu bukan cuma bisa mengonfirmasi apakah kayu itu benar-benar ditebang. Lebih dari itu, AIKO juga bisa melacak dari mana asal kayu tersebut.
"Cacat di kayu itu bisa jadi petunjuk. Kalau bekas dorongan buldozer, itu satu indikasi. Kalau potongannya rapi pakai gergaji, itu cerita lain. Kami dapatkan beberapa indikasi awal, tapi belum final. Nanti hasil pasti kami sampaikan ke publik," jelasnya lagi.
Artikel Terkait
BNN Gerebek Bandar Sabu di Belinyu, 485 Gram Sabu dan Ekstasi Diamankan
Kemenag Tetapkan 17 Februari 2026 untuk Sidang Isbat Awal Ramadan
Guru Terancam Pidana, Perlindungan Hukum Masih Sekadar Janji
Habib Bahar Bin Smith Resmi Jadi Tersangka, Akan Diperiksa Pekan Depan