“Saya yakin persoalan sebesar ini nggak bisa cuma diselesaikan oleh teman-teman di daerah. Pemerintah pusat harus turun tangan, agar langkah pemulihan berjalan lebih leluasa dan terarah,” ujarnya.
Nah, untuk respons cepat, Maman punya usul. Dia meminta perbankan mengoptimalkan dana CSR atau tanggung jawab sosial perusahaan. Bantuan kemanusiaan ini diharapkan bisa segera meringankan beban pengusaha UMKM, tanpa harus menunggu instruksi rumit.
“Pendekatannya, kemanusiaan dulu. Apa yang bisa dibantu lewat CSR, silakan dilakukan semaksimal mungkin,” kata Maman.
Untuk jangka panjang, pemerintah juga akan berkoordinasi dengan OJK dan stakeholder terkait. Tujuannya merumuskan formula khusus bagi UMKM yang terdampak permanen. Soalnya, pemulihan untuk mereka pasti butuh pendekatan yang berbeda.
Targetnya sih, pemetaan ini selesai dalam waktu dekat. Hasilnya nanti akan jadi dasar kebijakan pemulihan yang terukur dan tepat sasaran. Yang paling penting, kebijakan itu harus berpihak pada keberlanjutan usaha masyarakat kecil.
“Pemulihan akan kita lakukan bertahap, tapi menyeluruh. Orientasinya jelas: memulihkan ekonomi masyarakat agar para pengusaha UMKM bisa bangkit lagi, bisa berdaya,” tutup Maman menegaskan.
Artikel Terkait
Menteri Keuangan Purbaya Tegaskan Tak Gelar Open House Lebaran 2026
BCL Sibuk Masak Rendang 25 Kg dan Kue Cokelat untuk Tradisi Lebaran
Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia Rayakan Lebaran di Papua, Waketum Pimpin Salat Id di Kantor DPP
SBY Pimpin Salat Id di Cikeas, Dihadiri AHY dan Sejumlah Tokoh