Artikel ini sama sekali tidak bermaksud mendorong tindakan serupa. Kalau kamu atau orang terdekat mengalami tekanan batin dengan pikiran untuk mengakhiri hidup, segeralah minta bantuan. Datangi psikolog, psikiater, atau layanan kesehatan mental yang bisa dijangkau.
Sebuah kejadian memilukan terjadi di Bangkalan, Jawa Timur. Seorang siswi SMA di Kecamatan Tanjung Bumi nyaris meregang nyawa setelah menenggak cairan deterjen. Syukurlah, upaya nekatnya itu berhasil digagalkan.
Keluarga menemukan gadis itu dalam kondisi tak sadar, mulutnya berbusa. Kejadiannya pada Selasa lalu.
Mereka langsung panik dan membawanya ke puskesmas terdekat. Setelah mendapat perawatan intensif, nyawa siswi tersebut akhirnya bisa tertolong.
Menurut Kasi Humas Polres Bangkalan, Iptu Agung Intama, pihaknya mengetahui insiden ini justru dari ramainya pemberitaan di media sosial.
"Keluarga tidak melaporkan ke polisi. Tapi karena viral, anggota Polsek Tanjung Bumi turun tangan menjenguk ke puskesmas untuk memastikan kebenarannya," jelas Agung.
Dari pemeriksaan, terungkap motif di balik aksi nekat itu. Rupanya, siswi tersebut sedang dilanda keputusasaan karena baru saja diputus oleh kekasihnya. Persoalan asmara itulah yang mendorongnya untuk minum cairan pemutih.
Untungnya, seperti disampaikan Agung, korban selamat setelah ditangani petugas medis.
Kejadian ini kembali menyoroti betapa rapuhnya kondisi mental remaja. Di sisi lain, peran keluarga dan lingkungan sekitar dalam memberikan perhatian dan dukungan emosional menjadi kunci yang tak boleh diabaikan.
Artikel Terkait
Menhub Pastikan Evakuasi Korban Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur Dipercepat
Empat Tewas dalam Tabrakan Kereta Api Argo Bromo dengan KRL di Bekasi Timur, Menhub Turun Langsung
Evakuasi Korban Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur Masih Berlangsung, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
Kereta Purwojaya Tertahan Lebih Dua Jam di Stasiun Jatinegara Akibat Tabrakan di Bekasi Timur