kata Sarah Lam, salah seorang pengunjung.
Kebakaran ini, yang terjadi pekan lalu di Wang Fuk Court, distrik Tai Po, tercatat sebagai yang paling mematikan sejak era 80-an. Gara-gara apa? Masih diselidiki.
Dari sisi korban Indonesia, datanya cukup mengkhawatirkan. Per Senin lalu, sembilan WNI sudah dipastikan meninggal. Tapi, ada 35 orang lainnya yang hilang, belum diketahui kabarnya sama sekali.
KJRI Hong Kong memberikan rincian, “Estimasi jumlah WNI tinggal di kompleks apartemen adalah 140 org. Sebanyak 95 selamat, 9 terverifikasi meninggal dunia, 1 dirawat di RS, 35 unknown whereabouts.”
Artinya, pencarian dan identifikasi masih terus berjalan. Banyak keluarga yang masih menunggu dengan harap-harap cemas.
Artikel Terkait
Warga London Serukan Penolakan, Rencana Kedubes China Picu Aksi Protes
KNKT Ungkap Kategori Kecelakaan Pesawat ATR di Maros: CFIT
Banjir Genangi Boulevard Barat, Arus Kendaraan Dialihkan ke Lajur Kanan
Kabut Tebal Hambat Pencarian Korban Jatuhnya Pesawat di Lereng Bulusaraung