Di tengah situasi darurat bencana di Sumatera, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul menegaskan satu hal: kelompok penyandang disabilitas tidak boleh terabaikan. Mereka harus mendapat perhatian ekstra.
"Tentu penyandang disabilitas dapat perhatian khusus, ya, dibantu," tegas Gus Ipul.
Pernyataan itu disampaikannya dalam peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025 di Jakarta, Rabu (3/12/2025). Menurutnya, meski situasi di lapangan masih dalam fase tanggap darurat dan evakuasi, penyediaan fasilitas khusus sudah menjadi prioritas.
Gus Ipul menjelaskan bahwa fasilitas itu disiapkan di berbagai titik, baik di lokasi pengungsian maupun di tempat evakuasi. "Jadi tentu ada fasilitas-fasilitas untuk para penyandang disabilitas, baik itu di tempat pengungsian atau juga di tempat-tempat lain dengan perlindungan-perlindungan khusus," paparnya.
Namun begitu, tantangan di lapangan ternyata tidak kecil. Ada kendala geografis yang menghambat.
"Secara umum dapat saya sampaikan memang ada daerah-daerah medannya yang masih sulit, masih terisolir," ujar Gus Ipul. Beberapa wilayah, katanya, masih sangat sulit dijangkau sehingga distribusi bantuan logistik belum bisa berjalan sempurna. Pemerintah pun terus berupaya membuka akses ke daerah-daerah tersebut.
Upaya penanganan ini melibatkan banyak pihak. Mulai dari BNPB, TNI, Polri, Basarnas, hingga pemerintah daerah setempat. Semuanya dikerahkan untuk memastikan bantuan sampai ke tangan masyarakat yang paling membutuhkan.
"Mencoba untuk terus mengatasi berbagai hambatan, masalah-masalah, sekaligus agar logistiknya bisa tersalurkan dengan baik," pungkas Gus Ipul.
Intinya, di balik segala kesulitan itu, jaminan untuk kelompok rentan seperti penyandang disabilitas tetap diupayakan. Itu komitmen yang coba ditepati.
Artikel Terkait
Serangan Udara Israel di Gaza Tewaskan Komandan Hamas dan Bocah 9 Tahun
Jenazah Karyawan Kompas TV Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Teridentifikasi
Cara Cek Estimasi Keberangkatan Haji via Portal Kemenhaj, Begini Langkahnya
Timnas Hoki Putri Fokus Rebut Perunggu Usai Gagal ke Final Kualifikasi Asian Games 2026