Fokus pemerintah sekarang ganda. Di satu sisi, membuka konektivitas ke seluruh wilayah Tapanuli Utara, Selatan, dan Tengah. Di sisi lain, tim juga berjibaku menangani beberapa titik yang putus di Aceh.
“Kedua wilayah itu jadi prioritas utama kita hari ini,” imbuh Dody.
Upaya percepatan terus dilakukan. Alat berat sudah dikerahkan dari semua penyedia jasa di area terdekat. Tapi kendala di lapangan ternyata belum usai.
“Di Aceh, misalnya, genangan air masih setinggi 80 centimeter per pagi tadi. Jadi, alat berat pun belum bisa bekerja maksimal,” tuturnya.
Jalan masih panjang. Namun, harapan agar bantuan segera sampai ke korban, membuat semua upaya percepatan ini terus digenjot.
Artikel Terkait
Monorel Mangkrak di Rasuna Said Mulai Dibongkar, Pekerjaan Dijalankan Malam Hari
Perahu Kayu Mengarungi Genangan, Warga Pati Bertahan di Tengah Banjir Seminggu
Akses Utama Pulih, Perjuangan ke Pelosok Masih Panjang
Netanyahu dan Sekutu Arab Desak AS Tahan Serangan ke Iran