Daerah mana saja yang harus siaga? Daerah-daerah ini masuk dalam daftar pantauan:
- Bengkulu
- Lampung
- Banten
- DKI Jakarta
- Jawa hingga Bali
- NTB dan NTT
- Maluku
- Papua bagian Selatan dan Tengah.
Memang, Indonesia umumnya bukan jalur siklon. Namun begitu, anomali cuaca bisa mengubah segalanya. Kita masih ingat Siklon Senyar yang menyebabkan kerusakan luas dan hujan ekstrem lebih dari 380 milimeter per hari di Aceh. Itu contoh nyata bahwa pola bisa berubah.
Persiapan BMKG Hadapi Nataru
Lantas, apa yang disiapkan? BMKG mendorong pemerintah daerah untuk proaktif. Mereka bisa berkonsultasi langsung dengan Balai Besar BMKG setempat, segera menggelar rapat koordinasi dengan Forkopimda, dan memperkuat sistem peringatan dini sebelum libur Nataru tiba.
Di sisi lain, BMKG sendiri telah membuka posko nasional di berbagai pelabuhan dan bandara. Mereka juga menyiapkan aplikasi pendukung, seperti radar cuaca, sistem peringatan untuk jalan raya (DWT), dan Inawis untuk memantau kondisi laut.
Faisal menutup paparannya dengan ajakan tegas. Ia mengajak semua pemangku kepentingan untuk mengubah peringatan dini menjadi aksi yang nyata.
"Rapat ini penting agar kita memiliki kesiapsiagaan dengan awas, siaga menuju keselamatan. Early warning menimbulkan early action menuju zero victim," tutupnya.
Artikel Terkait
Gus Yahya Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran, Desak Indonesia Ambil Peran Mediasi
Gempa Magnitudo 5,0 dan 5,1 Guncang Maluku Barat Daya dan Laut Banda, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Trump Buka Kemungkinan Kirim Pasukan Darat ke Iran Jika Terpilih Kembali
Mentan Perketat Koordinasi BRMP untuk Pacu Kemandirian Pangan di Papua