Prabowo Tegaskan Siaga Iklim, Legislator Dorong RUU Perubahan Iklim Segera Disahkan

- Selasa, 02 Desember 2025 | 08:55 WIB
Prabowo Tegaskan Siaga Iklim, Legislator Dorong RUU Perubahan Iklim Segera Disahkan

Kemarin, Presiden Prabowo Subianto mendatangi langsung kawasan yang porak-poranda akibat banjir dan longsor di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Pemandangan di lokasi jelas memprihatinkan. Dalam kunjungan itu, ia tak henti-henti menekankan satu hal: pemerintah harus benar-benar siap siaga. Dampak perubahan iklim bukan lagi omongan di seminar, tapi sudah nyata di depan mata, menghantam rumah dan nyawa warga.

Ia pun mengingatkan semua daerah di Indonesia. Jangan sampai lengah. Risiko lingkungan yang mengintai keselamatan masyarakat harus jadi prioritas untuk diantisipasi dari sekarang.

Merespons langkah presiden, Wakil Ketua MPR dari PAN, Eddy Soeparno, angkat bicara. Menurutnya, perintah itu menunjukkan komitmen nyata Prabowo untuk bersiap menghadapi ancaman iklim.

"Sebelumnya saya sampaikan bahwa bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar adalah alarm krisis iklim. Bersyukur karena Presiden Prabowo juga menegaskan hal yang sama bahwa semua daerah harus mengantisipasi dampak perubahan iklim. Ini langkah tepat menghadapi dampak perubahan iklim yang semakin memburuk,"

Begitu penegasan Eddy dalam keterangannya, Selasa (2/12/2025).

Eddy, yang juga Doktor Ilmu Politik UI ini, melihat situasi saat ini tak bisa lagi ditangani dengan cara biasa. Butuh koordinasi yang kuat dan penuh strategi antara Jakarta dan pemerintah daerah. Nah, momentumnya pas sekali, ujarnya, untuk membahas dan mengesahkan RUU Pengelolaan Perubahan Iklim yang sudah tercantum dalam Prolegnas 2026.

"RUU Pengelolaan Perubahan Iklim diharapkan akan mengatur penanganan emisi gas rumah kaca yang menjadi pemicu krisis iklim. RUU ini juga akan diselaraskan dengan RUU Energi Baru Terbarukan yang mengatur peta jalan transisi energi, sebagai bagian dari komitmen kita untuk melakukan dekarbonisasi dan mencapai Net Zero Emission sebelum tahun 2060,"
"RUU Pengelolaan Perubahan Iklim ini sejalan dengan komitmen dan arahan Presiden Prabowo untuk bersiaga menghadapi dampak perubahan iklim yang lebih buruk ke depannya,"

Di akhir pernyataannya, Eddy mendorong aksi yang lebih cepat. Penurunan emisi karbon, menurutnya, harus dipacu dengan mempercepat transisi energi.

"Kami mendukung langkah Presiden Prabowo untuk memperbesar bauran energi terbarukan dan melakukan akselerasi transisi energi. Ini adalah langkah strategis menghadapi krisis iklim di satu sisi dan mewujudkan ketahanan energi di sisi yang lain,"

Jadi, dari lapangan bencana sampai ke meja legislatif, isu yang digaungkan sama: kita harus bergerak lebih cepat. Cuaca sudah tak bisa ditebak lagi.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar