2.511 Personel Siaga Amankan Reuni 212 di Silang Monas

- Selasa, 02 Desember 2025 | 08:45 WIB
2.511 Personel Siaga Amankan Reuni 212 di Silang Monas

Hari ini, Silang Monas di Jakarta Pusat bakal ramai. Reuni 212 kembali digelar di sana. Untuk mengawal acara akbar ini, aparat tak main-main: sebanyak 2.511 personel gabungan sudah disiagakan.

Kabar itu disampaikan langsung oleh Kasi Humas Polres Jakarta Pusat, Iptu Ruslan, saat berbincang dengan para wartawan, Selasa (2/12/2025).

"Personel terlibat pengamanan reuni akbar 212, 2.511 personel," ujarnya.

Soal rekayasa lalu lintas, Ruslan bilang semuanya bakal situasional. Mereka akan lihat kondisi lapangan dulu. Nah, buat warga yang nggak mau terjebak macet, lebih baik menghindari kawasan Monas selama acara berlangsung. Imbauan itu jelas, untuk kenyamanan bersama.

Di sisi lain, pendekatan yang dipilih polisi lebih ke arah persuasif. Mereka berharap semua peserta bisa menjaga ketertiban dengan baik.

"Kami ingin memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya," jelas Ruslan lagi.

Dia menambahkan, intinya pengamanan ini untuk jaga kelancaran penyampaian aspirasi publik. Titik.

Sementara dari sisi panitia, Ketua Panitia Reuni 212, Habib Muhammad Alattas, sudah mengonfirmasi kehadiran Habib Rizieq Shihab. Dalam konferensi pers di Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu lalu (23/11), Alattas membeberkan detail acara.

"Reuni Akbar 212 tahun 2025 akan diadakan pada hari Selasa 2 Desember, malam Rabu itu yang bertempat di silang Monas. Tepatnya di awal, di posisinya di Monas. Nanti pintu masuk itu dari pintu Gambir atau istilahnya pintu tenggara," katanya.

Menurut rencana, acara bakal dimulai usai salat Magrib. Panitia juga dikabarkan telah menyiapkan sejumlah titik parkir, meski rinciannya belum diungkap lebih jauh. Jadi, semua sudah siap. Tinggal tunggu pelaksanaannya nanti.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar