Di Balik Panggung Penghargaan, Menag Salurkan Rp 155 Miliar untuk Korban Bencana

- Selasa, 02 Desember 2025 | 01:30 WIB
Di Balik Panggung Penghargaan, Menag Salurkan Rp 155 Miliar untuk Korban Bencana

Acara penghargaan Humas Kemenag di Jakarta Pusat, Senin malam lalu, ternyata tak sekadar seremoni. Di tengah kemeriahan pemberian award, Menteri Agama Nasaruddin Umar justru melakukan aksi nyata. Dia menyerahkan bantuan untuk korban bencana di tiga wilayah yang cukup parah terdampak: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Totalnya? Tidak tanggung-tanggung, mencapai sekitar Rp 155 miliar. Bantuan itu diserahkan langsung kepada perwakilan Kanwil Kemenag dari ketiga provinsi tersebut.

Menurut Nasaruddin, angka sebesar itu merupakan hasil pengumpulan dana tahap awal saja. Rencananya, Kemenag akan terus berupaya menggalang lebih banyak lagi, mulai dari efisiensi anggaran internal sampai mengumpulkan donasi dari masyarakat luas.

"Kita beberapa hari ini bisa terkumpul Rp 155 miliar," ujarnya.

"Mudah-mudahan itu untuk sementara bisa digunakan yang paling urgent bagi rekan-rekan yang tertimpa musibah."

Dana segitu, kata dia, diharapkan bisa membantu hal-hal yang paling mendesak dulu. Lebih dari sekadar bantuan material, dia berharap upaya ini bisa memulihkan kondisi psikologis warga yang tentu saja masih trauma.

"Kementerian Agama insyaallah solid kita lakukan sesuatu karena aparat kita ada di daerah," tambahnya, menegaskan komitmen.

Lalu, dari mana saja sumber uang sebanyak itu? Rinciannya cukup beragam, menunjukkan ada banyak pihak yang turut peduli. Baznas menyumbang porsi terbesar, Rp 60 miliar. Disusul Forum Zakat (Foz) dengan Rp 31,6 miliar, dan Poroz Rp 11 miliar.

Tak ketinggalan, kontribusi juga datang dari dalam internal Kemenag sendiri. Ada dana dari Ditjen Pendis sebesar Rp 40,8 miliar, Ditjen Bimas Islam Rp 10,4 miliar, serta gerakan Kemenag Peduli yang mengumpulkan Rp 1,7 miliar. Semuanya bersumber dari gabungan donasi masyarakat, APBN, dan sumbangan karyawan.

Kini, bola sudah di tangan pihak daerah. Bantuan yang telah diserahkan itu diharapkan segera turun menyentuh warga yang benar-benar membutuhkan di Sumut, Aceh, dan Sumbar. Proses pemulihan memang masih panjang, tapi langkah awal ini setidaknya memberi secercah harapan.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar