Suasana pesta ulang tahun anak di sebuah restoran Stockton, California Utara, berubah jadi mimpi buruk. Sabtu malam lalu, bunyi tembakan memecah keriuhan pesta keluarga. Insiden penembakan massal ini, sayangnya, memakan korban jiwa.
Hingga kini, pelakunya masih buron. Polisi aktif menyelidiki dan punya indikasi kuat bahwa ini bukan kejadian acak, melainkan insiden yang ditargetkan. Wali Kota Stockton pun angkat bicara, menyatakan peristiwa ini sama sekali 'tidak dapat diterima'.
Korban Tewas dan Luka-luka
Menurut laporan yang beredar, peristiwa mengerikan ini terjadi tepat sebelum pukul enam sore waktu setempat. Saat itu, sebuah keluarga tengah merayakan ulang tahun salah satu anggota termudanya.
Akibatnya, empat orang dilaporkan meninggal dunia. Sedikitnya sepuluh orang lainnya mengalami luka-luka. Yang bikin hati miris, para korban terdiri dari orang dewasa dan anak-anak. Kondisi para korban luka sendiri masih belum jelas betul.
Pelaku Masih Kabur
Pihak berwenang masih memburu pelaku yang diduga melarikan diri usai aksi penembakan. Kantor Sheriff Wilayah San Joaquin telah mengonfirmasi hal ini.
"Tersangka penembakan melarikan diri dan masih buron," tegas Juru Bicara Kantor Sheriff, Heather Brent.
Meski informasi yang ada masih terbatas, polisi punya dugaan kuat. Mereka yakin penembakan ini mungkin sengaja ditargetkan. Brent sendiri menyebut insiden ini 'tak terduga'.
"Indikasi awal menunjukkan ini mungkin merupakan insiden yang ditargetkan, dan para penyelidik sedang menjajaki semua kemungkinan," ujar Brent.
Di sisi lain, polisi juga meminta bantuan masyarakat. Siapa pun yang punya informasi, rekaman, atau menyaksikan kejadian itu diminta untuk segera melapor.
Kecaman dari Wali Kota
Insiden ini langsung mendapat kecaman keras dari Wali Kota Stockton, Christina Fugazi. Ia tak bisa menerima tindakan kekerasan yang menimpa warganya.
Fugazi menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa itu.
"Keluarga seharusnya berkumpul bersama, alih-alih berada di rumah sakit, berdiri di samping orang yang mereka cintai, berdoa agar mereka selamat," kata Fugazi.
Kata-katanya menyiratkan betapa pilunya situasi ini. Sebuah momen bahagia berubah duka dalam sekejap.
Artikel Terkait
Ketua TP PKK Soroti Tingginya Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, Tekankan Pendidikan Keluarga
Warga Israel Gelar Unjuk Rasa di Dua Kota, Desak Penghentian Perang di Lebanon
BNI Tegaskan Investasi Bodong Rp28 Miliar di Aek Nabara Bukan Produk Resmi
Kemensos Genjot Pemutakhiran Data untuk Percepat Penyaluran Bansos Triwulan II 2026