Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa kembali turun tangan. Kali ini, bersama Dinas PUPR dan didampingi Kepala Kejari Badung Sutrisno Margi Utomo, ia memimpin langsung pemotongan kabel-kabel provider yang dinilai semrawut. Aksi penertiban ini bukan yang pertama, dan jelas bukan yang terakhir.
Menurut Adi Arnawa, program penataan jaringan utilitas akan terus digulirkan. Tidak cuma di kawasan wisata, tapi perlahan merambah ke permukiman penduduk. Rencananya, semua kabel yang berantakan itu nanti akan dialihkan, ditata rapi di bawah trotoar.
"Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga estetika dan keindahan wilayah Kabupaten Badung yang menjadi wilayah destinasi pariwisata. Saya mengajak seluruh provider untuk menjaga estetika dan keindahan Kabupaten Badung," tegas Adi Arnawa, dalam keterangan tertulis, Rabu (26/11/2025).
"Karena bagaimanapun juga, wisatawan bisa merasa aman dan nyaman ada di Badung ini, tentunya akan banyak wisatawan bisa berkunjung, sehingga ekonomi semakin bangkit dan itu juga memberikan ruang bagi pengusaha untuk bisa berinvestasi di Kabupaten Badung ini," sambungnya.
Lokasi penertiban terbaru ini berlangsung di Jalan Raya Berawa, Desa Tibubeneng, Kuta Utara. Sebelumnya, aksi serupa juga sudah dilakukan di kawasan Pererenan dan Munggu, Mengwi, pada Jumat (20/6) lalu.
Di sisi lain, penataan kabel bukan satu-satunya fokus. Pemerintah Kabupaten Badung juga berkomitmen memperbaiki dan menambah Lampu Penerangan Jalan (LPJ) di sepanjang ruas jalan protokol. Hal ini sudah dianggarkan dalam APBD Perubahan.
"Untuk LPJ, kita sudah bergerak, saya sudah menghubungi Kepala Dinas Perhubungan Badung dan memang kita sudah dianggarkan di APBD Perubahan ini. Untuk segera memasang LPJ tersebut di pasang di ruas-ruas jalan protokol," papar Adi Arnawa.
"Itu menjadi prioritas kita, sehingga saya berharap Badung ini terang, Badung ini tambah terang. Ini akan lakukan secara bertahap, bertahap setiap tahun kita anggarkan. Komitmen kami untuk itu jelas, kami akan lakukan penambahan LPJ," imbuhnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh banyak pejabat terkait. Mulai dari Sekda Badung Surya Suamba, Kadis Kominfo, Kasat Satpol PP, hingga para camat dan perangkat desa dari wilayah yang menjadi sasaran penertiban. Tampaknya, gerakan ini memang digerakkan secara massif dan melibatkan banyak pihak.
Artikel Terkait
JPPI Desak Pemberhentian dan Pencabutan Gelar Guru Besar Unpad Terduga Pelaku Pelecehan
NO NA Rilis Single Rollerblade Jelang Tampil di Festival Head In The Clouds 2026
Jaksa Tuntut Mantan Pejabat Kemendikbud 6-15 Tahun Penjara atas Korupsi Chromebook Rp 2,1 Triliun
Gencatan Senjata Israel-Lebanon Langsung Diwarnai Pelanggaran di Berbagai Front