Dari dua puluh empat korban itu, dua belas di antaranya sudah diperbolehkan pulang tadi malam. Mereka pulang dengan luka memar dan harus kontrol rutin.
"Sisanya, dua belas orang, masih menjalani perawatan dan beberapa memerlukan operasi," tambah Rosa.
Operasi untuk menangani patah tulang rencananya baru dimulai siang ini. Selain itu, tercatat tiga orang mengalami cedera di bagian kepala dan masih diawasi ketat.
Kini, suasana di RSOP masih tegang. Keluarga dan rekan guru silih berganti menjenguk, harap-harap cemas menunggu perkembangan kondisi para korban.
Artikel Terkait
Trump Klaim Diri sebagai Presiden Sementara Venezuela Lewat Unggahan Misterius
Tanggul Jebol, Perumahan Persada di Serang Berubah Jadi Kolam
Kepala Desa Cibinong Sambut Hangat, Wakapolri Salurkan Bantuan untuk SMA Kemala Bhayangkara
Gempa Magnitudo 4.0 Guncang Naganraya Aceh di Kedalaman Dangkal