Dari dua puluh empat korban itu, dua belas di antaranya sudah diperbolehkan pulang tadi malam. Mereka pulang dengan luka memar dan harus kontrol rutin.
"Sisanya, dua belas orang, masih menjalani perawatan dan beberapa memerlukan operasi," tambah Rosa.
Operasi untuk menangani patah tulang rencananya baru dimulai siang ini. Selain itu, tercatat tiga orang mengalami cedera di bagian kepala dan masih diawasi ketat.
Kini, suasana di RSOP masih tegang. Keluarga dan rekan guru silih berganti menjenguk, harap-harap cemas menunggu perkembangan kondisi para korban.
Artikel Terkait
Israel Serang Situs Militer Iran, Langit Negeri Mullah Ditutup Total
BNI Siapkan Rp24 Triliun untuk Antisipasi Transaksi Ramadan-Lebaran 2026
Ibas Tinjau Program BSPS di Magetan, Tegaskan Rumah Layak adalah Hak Konstitusional
NTT Tegaskan Komitmen Sebagai Tuan Rumah Inti PON 2028