Dari dua puluh empat korban itu, dua belas di antaranya sudah diperbolehkan pulang tadi malam. Mereka pulang dengan luka memar dan harus kontrol rutin.
"Sisanya, dua belas orang, masih menjalani perawatan dan beberapa memerlukan operasi," tambah Rosa.
Operasi untuk menangani patah tulang rencananya baru dimulai siang ini. Selain itu, tercatat tiga orang mengalami cedera di bagian kepala dan masih diawasi ketat.
Kini, suasana di RSOP masih tegang. Keluarga dan rekan guru silih berganti menjenguk, harap-harap cemas menunggu perkembangan kondisi para korban.
Artikel Terkait
Charles Honoris Usulkan Pemerintah Biayai Seluruh Iuran BPJS Kesehatan
Menteri Sosial: Gedung Permanen Sekolah Rakyat Ditargetkan Beroperasi Juli 2026
Gus Kikin Serukan Jaminan Keamanan Saudi Arabia untuk Haji 2026
Kemlu Tegaskan Tak Ada Akses Bebas Ruang Udara untuk Pesawat Militer AS