Oleh: Erasmus Nagi Noi
TVRINews, NTT – Komitmen Nusa Tenggara Timur sebagai tuan rumah inti Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 ditegaskan kembali. Wakil Gubernur Johni Asadoma menyampaikan hal itu dengan penuh keyakinan dalam sebuah rapat koordinasi di Jakarta, Jumat lalu.
Rapat di Ruang Rapat KONI Pusat itu intinya mematangkan pembagian cabang olahraga untuk tiga klaster penyelenggara: NTT, NTB, dan DKI Jakarta. Hasilnya nanti akan dilaporkan langsung ke Menteri Pemuda dan Olahraga.
Bagi Johni, PON bukan cuma soal pertandingan. “Ini momentum strategis,” katanya. Menurutnya, event sebesar ini harus bisa mendongkrak ekonomi daerah dan sekaligus mempromosikan pariwisata.
“NTT akan membagi pelaksanaan cabor ke beberapa kabupaten di Pulau Timor, Sumba, Flores, Rote Ndao, dan Alor. Ini bukan sekadar olahraga, tapi juga strategi pembangunan ekonomi dan pariwisata secara merata,”
ujar Johni dalam keterangan tertulis yang diterima Sabtu (28/2/2026).
Memang, waktu persiapan yang tersisa cuma sekitar dua setengah tahun. Tantangan anggaran juga nyata. Tapi Wagub tampaknya optimis. Kolaborasi erat antara pemda, KONI Pusat, NTB, dan DKI Jakarta disebutnya kunci mengatasi segala kendala.
Artikel Terkait
Parade Imlek 2026 Warnai Jakarta, Wapres Gibran Dijadwalkan Hadir
Polisi Ungkap Sindikat Pencurian Kabel Telkom di Cileungsi, Pelaku Diduga Mantan Pekerja Rekanan
Indonesia Bergabung dengan Dewan Perdamaian Trump, Komitmen Palestina Diuji
Dua Badut Diduga Curi Motor Saat Warga Salat Jumat di Lamongan