Mendes Yandri Tunjuk Apdesi sebagai Ujung Tombak Wujudkan Desa Tematik

- Rabu, 26 November 2025 | 10:25 WIB
Mendes Yandri Tunjuk Apdesi sebagai Ujung Tombak Wujudkan Desa Tematik
Pembangunan Desa dan Peran Strategis Apdesi

Di ruang Operation Room Kantor Kemendes Kalibata, suasana tampak khidmat pada Selasa (25/11) lalu. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, hadir dalam pelantikan Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPP Apdesi) Merah Putih. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan peran krusial asosiasi ini sebagai ujung tombak pembangunan desa.

“Kita berharap asosiasi seperti Apdesi Merah Putih ini akan menjadi ujung tombak, akan menjadi pelaku utama terhadap kesuksesan program-program pemerintah,”

demikian disampaikan Yandri melalui keterangan tertulis yang diterima pada Rabu (26/11/2025).

Harapannya jelas: DPP Apdesi yang baru dilantik harus benar-benar bekerja keras memastikan potensi desa sesuai temanya. Dengan begitu, kesejahteraan bisa benar-benar dibangun dari bawah.

Di sisi lain, Apdesi Merah Putih sendiri berkomitmen mengoptimalkan seluruh potensi desa lewat pengembangan Desa Tematik. Ambil contoh Desa Ayam Petelur, Desa Ikan Nila, atau Desa Sayur. Desa-desa tematik ini diharapkan jadi pemasok utama bahan baku untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kalau Desa Tematik berhasil, dampaknya akan jauh lebih luas. Bukan cuma program MBG yang jalan, tapi juga Asta Cita keenam Presiden Prabowo membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi serta pemberantasan kemiskinan bisa terwujud.

“Karena Asta Cita keenam Bapak Presiden Prabowo, membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan. Jadi, desa memegang peranan penting,”

tegas Yandri, yang juga mantan Wakil Ketua MPR RI.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau yang akrab disapa Zulhas juga sudah meminta hal serupa. Ia mengajak pengurus Apdesi untuk berkolaborasi membangun desa, salah satunya lewat program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

“Saya meminta yang pertama bahwa Apdesi sebagai tokoh masyarakat di desa, apalagi sebagai kepala desa. Itu penting sekali, jabatannya sangat strategis untuk bersama-sama dengan program pembangunan pemerintah Koperasi Desa,”

kata Zulhas, yang juga pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan.

Ia pun meminta Apdesi Merah Putih ikut mengawasi dan mengevaluasi program-program pembangunan yang berjalan di desa.

Tak hanya soal pangan dan ekonomi, acara pelantikan itu juga diwarnai dengan deklarasi Desa Bersih dari Narkoba (Bersinar). Deklarasi ini diteken bersama oleh Yandri dan Kepala BNN Suyudi Ario Seto, sebagai bentuk komitmen memerangi bahaya narkoba hingga ke level desa.

Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting. Di antaranya Ketua DPD Sultan Baktiar Najamuddin, Wakil Gubernur Kalbar Ria Norsan, Wakabaintelkam Brigjen Nanamg Rudi Supriatna, Bupati Maros Chaidri Syam, dan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Pramudya Iriawan Buntoro. Sementara dari Kemendes PDT, hadir Wakil Mendes PDT Ariza Patria serta sejumlah pejabat tinggi madya dan pratama.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar