Di ballroom The Westin Hotel, Jakarta Selatan, suasana tampak meriah Selasa (25/11/2025) malam itu. TB Ace Hasan Syadzily, Gubernur Lemhannas, baru saja menerima penghargaan bergengsi sebagai Tokoh Penguat Ketahanan dan Integritas Nasional. Bagi Ace, momen ini cukup spesial.
"Ini penghargaan pertama buat Lemhannas, dan juga buat saya pribadi sebagai Gubernur," ujarnya dengan nada hangat.
Ia lantas menjelaskan peran ganda Lemhannas. Lembaga ini bukan cuma sekolah, tapi juga jadi think tank pemerintah. Fokusnya jelas: mempersiapkan kader kepemimpinan nasional, mulai dari TNI, Polri, ASN, sampai kalangan pengusaha.
Di sisi lain, situasi geopolitik global yang serba tak pasti jadi tantangan tersendiri. Menurut Ace, penghargaan ini ibarat suntikan semangat. "Kami akan terus mendorong terciptanya pemimpin nasional yang adaptif, berkarakter kebangsaan, tapi tetap punya wawasan global," tegasnya.
Tak cuma itu, ia berharap momen ini jadi 'bensin' untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan di masyarakat. Caranya? Lemhannas sudah mulai menjalankan sejumlah terobosan.
"Kami punya program 'Lemhannas Goes to Campus'," jelas Ace. Program ini merupakan salah satu upaya nyata menjangkau generasi muda langsung di kampus.
Ia melanjutkan, "Target kami sederhana tapi penting: mendorong munculnya pemimpin yang bukan cuma tangguh, tapi juga punya integritas tinggi."
Soal integritas ini bukan sekadar wacana. Dalam 100 hari kerjanya, Ace Hasan langsung mengambil langkah konkret. Ia memperkuat peran Lemhannas sebagai think tank melalui kajian strategis dan menyempurnakan indeks ketahanan nasional. Tak main-main, ia bahkan menggandeng KPK, BPK, dan BPKP untuk menyusun kurikulum kepemimpinan yang menekankan pendidikan antikorupsi yang terukur dan aplikatif.
Komitmennya pada kemandirian nasional juga patut dicatat. Di tengah dinamika global, ia konsisten menekankan pentingnya kemandirian pangan, energi, air, dan ekonomi.
Acara penghargaan tahun ini mengusung tema 'Apresiasi Karya Insan Nusantara, Merajut Indonesia Gemilang'. Tujuannya jelas: memberikan apresiasi bagi mereka yang memberikan kontribusi nyata bagi Indonesia, baik dari kalangan individu, pelaku usaha, maupun pemerintah. Dengan menyoroti karya, tata kelola, dan pencapaian di berbagai bidang, ajang ini diharapkan bisa menjaga semangat berkarya dan dedikasi untuk Indonesia yang lebih baik.
Artikel Terkait
Pakistan Kirim Delegasi Tingkat Tinggi untuk Lanjutkan Mediasi Iran-AS
Pemerintah Permudah Bea Cukai Barang Bawaan Jemaah Haji Lewat PMK Terbaru
Arsenal Lolos ke Semifinal Liga Champions Meski Hanya Imbang Lawan Sporting
Arsenal Lolos ke Semifinal Liga Champions Usai Imbang Lawan Sporting Lisbon