Bibit Pohon dan Senyuman Sambut Wajib Pajak di Samsat Riau

- Selasa, 25 November 2025 | 09:35 WIB
Bibit Pohon dan Senyuman Sambut Wajib Pajak di Samsat Riau
Gerakan Hijau Polantas Riau

Di Samsat Selatan Pekanbaru, suasana agak berbeda dari hari biasa. Wajib pajak yang datang tak hanya mengurus administrasi kendaraan, tapi juga pulang membawa bibit pohon. Inilah salah satu wujud nyata program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang diusung Polda Riau, sekaligus implementasi dari konsep Green Policing di provinsi ini.

Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Taufiq Lukman, tampak antusias menyambut inisiatif ini. Menurutnya, kegiatan bagi-bagi bibit ini punya dua dampak sekaligus. Di satu sisi, ia mendukung Operasi Zebra Lancang Kuning 2025. Di sisi lain, ia memperkuat komitmen Green Policing yang digagas langsung oleh Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan.

"Program di Samsat Selatan ini sangat positif dan berdampak langsung bagi masyarakat," ujar Kombes Taufiq, Selasa (25/11/2025).

"Pelayanan humanis, edukasi, dan pembagian bibit pohon merupakan langkah nyata mendukung Operasi Zebra sekaligus memperkuat Green Policing."

Sementara itu, Wakil Dirlantas Polda Riau, AKBP Budi Setiyono, punya penekanan lain. Baginya, momen ini adalah bagian dari semangat "Polantas Menyapa". Intinya, polisi hadir langsung di tengah masyarakat, berdialog, mendengar keluhan, dan terus berusaha memperbaiki pelayanan Samsat.

Dukungan juga datang dari Kakanwil PT Jasa Raharja Riau, M. Hidayat, yang bertindak selaku Pembina Samsat. Ia melihat kegiatan ini bukan sekadar aksi pelestarian lingkungan biasa. Ada tujuan lain yang ingin dicapai, yakni membangun budaya tertib administrasi kendaraan bermotor di kalangan masyarakat.

Hidayat tak lupa mengajak semua pihak untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, terlebih saat Operasi Zebra Lancang Kuning 2025 masih berlangsung di seluruh wilayah Riau.

Tak Hanya di Samsat

Gerakan serupa ternyata tak cuma berhenti di kantor Samsat. Di Gerbang Tol Pekanbaru-Dumai (Permai), suasana ramai juga terlihat. Dalam rangka Operasi Zebra Lancang Kuning 2025, polantas gencar memberikan edukasi keselamatan kepada para pengendara yang melintas.

Kombes Taufiq menjelaskan, 'Polantas Menyapa' adalah pendekatan humanis untuk mendekatkan polisi dengan warga. Tujuannya jelas: meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas.

"Hari ini kita tidak hanya memberikan edukasi tentang kamseltibcarlantas dan Kamtibmas, tetapi juga mengajak masyarakat peduli lingkungan melalui Green Policing," kata Taufiq.

"Kami ingin seluruh pengendara memahami pentingnya keselamatan, menjaga kecepatan, jarak aman, serta mematuhi rambu-rambu. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama."

Ia juga mengingatkan para pengemudi agar tidak menggunakan bahu jalan untuk berhenti sembarangan. Jika merasa lelah, manfaatkanlah rest area yang telah disediakan.

"Kesadaran berlalu lintas harus terus kita bangun," sambungnya.

"Dengan kepatuhan dan kedisiplinan, kita dapat menekan angka kecelakaan dan mewujudkan lalu lintas aman, tertib, dan berkelanjutan."

Sebagai puncak acara, polisi bersama Jasa Raharja dan pengelola jalan tol melakukan penanaman pohon di rest area. Aksi simbolis ini tak hanya menjadi kampanye kepedulian lingkungan, tapi juga sekaligus memperingati Hari Pohon Sedunia 2025. Sebuah langkah kecil yang diharapkan memberi dampak besar.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar