Siang itu, suasana Pasar Loak Jatinegara di Jakarta Timur benar-benar berbeda. Bukan seperti hari Minggu biasanya. Keramaiannya luar biasa, dipenuhi oleh pengunjung dari berbagai kalangan.
Barang-barang lawas berjejer di sana-sini. Mulai dari radio kaset yang mengingatkan pada era 80-an, televisi hitam putih yang masih kokoh, hingga mainan gimbot dan uang-uang kertas keluaran tahun 1990-an. Semuanya punya cerita sendiri-sendiri.
Tak cuma itu, mata juga dimanjakan dengan guci antik, patung tembaga yang berkarat, pemotong kertas model jadul, dan berbagai jenis pisau. Barang-barang ini seolah menjadi magnet bagi mereka yang rindu akan nostalgia atau sekadar penasaran.
Artikel Terkait
Ammar Zoni Menangis Saat Akui Keterlibatan dalam Jaringan Narkoba Rutan Salemba
Dapur Gizi di Sragen Dipaksa Pindah Usai Berdampingan dengan Kandang Babi
Generasi Z Paling Kencang Tolak Wacana Pilkada Lewat DPRD
SPPG di Sragen Dipindahkan Usai Protes Berdampingan dengan Peternakan Babi