Nah, untuk mengantisipasi hal itu, ada perintah langsung dari pusat. Pemerintah daerah diinstruksikan untuk segera menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi di wilayah masing-masing. Apel ini diharapkan tak hanya seremonial belaka, tapi benar-benar melibatkan semua pihak yang berkepentingan. Mulai dari BPBD, Satpol PP, Damkar, TNI/Polri, relawan, hingga para pemangku kepentingan lainnya.
Di sisi lain, Safrizal juga mengingatkan satu hal yang kerap terlupakan: kesiapan teknis. Personel, peralatan, dan logistik harus benar-benar dipastikan kelayakannya, terutama dalam menghadapi ancaman bencana ekstrem yang diprediksi bakal mengintai di penghujung tahun ini.
"Daerah perlu memastikan kesiapan personel, peralatan, dan logistik dalam menghadapi bencana. Apel kesiapsiagaan menjadi sarana penting untuk memeriksa dan memastikan seluruh unsur tersebut benar-benar siap," pungkasnya menegaskan.
Artikel Terkait
Polisi Amankan 11 Anggota Komunitas Motor Diduga Rusak Portal JLNT Casablanca untuk Konten
Polisi Tangkap 11 Anggota Komunitas Youth Night Style yang Rusak Portal JLNT Casablanca Demi Konten
Insanul Fahmi Ajak Mawa dan Inara untuk Pertemuan Bertiga Bahas Masa Depan
Kakorlantas Tinjau Langsung Kesiapan Operasi Ketupat 2026, Rest Area Dijadikan Posko Pemeriksaan