Nah, untuk mengantisipasi hal itu, ada perintah langsung dari pusat. Pemerintah daerah diinstruksikan untuk segera menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi di wilayah masing-masing. Apel ini diharapkan tak hanya seremonial belaka, tapi benar-benar melibatkan semua pihak yang berkepentingan. Mulai dari BPBD, Satpol PP, Damkar, TNI/Polri, relawan, hingga para pemangku kepentingan lainnya.
Di sisi lain, Safrizal juga mengingatkan satu hal yang kerap terlupakan: kesiapan teknis. Personel, peralatan, dan logistik harus benar-benar dipastikan kelayakannya, terutama dalam menghadapi ancaman bencana ekstrem yang diprediksi bakal mengintai di penghujung tahun ini.
"Daerah perlu memastikan kesiapan personel, peralatan, dan logistik dalam menghadapi bencana. Apel kesiapsiagaan menjadi sarana penting untuk memeriksa dan memastikan seluruh unsur tersebut benar-benar siap," pungkasnya menegaskan.
Artikel Terkait
Kemenhaj Godok Wacana War Ticket untuk Hapus Antrean Haji
Bhayangkara FC Waspadai Persijap Jepara Meski dalam Momentum Positif
Polda Sumsel Bedah Rumah Warga Kurang Mampu dalam Rangka Hari Bhayangkara
Ditlantas Polda Metro Jaya Gelar SIM Keliling di Lima Titik Jakarta