Nah, untuk mengantisipasi hal itu, ada perintah langsung dari pusat. Pemerintah daerah diinstruksikan untuk segera menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi di wilayah masing-masing. Apel ini diharapkan tak hanya seremonial belaka, tapi benar-benar melibatkan semua pihak yang berkepentingan. Mulai dari BPBD, Satpol PP, Damkar, TNI/Polri, relawan, hingga para pemangku kepentingan lainnya.
Di sisi lain, Safrizal juga mengingatkan satu hal yang kerap terlupakan: kesiapan teknis. Personel, peralatan, dan logistik harus benar-benar dipastikan kelayakannya, terutama dalam menghadapi ancaman bencana ekstrem yang diprediksi bakal mengintai di penghujung tahun ini.
"Daerah perlu memastikan kesiapan personel, peralatan, dan logistik dalam menghadapi bencana. Apel kesiapsiagaan menjadi sarana penting untuk memeriksa dan memastikan seluruh unsur tersebut benar-benar siap," pungkasnya menegaskan.
Artikel Terkait
Tong... Tong... di Tengah Malam: Alarm Komunitas untuk Pedagang yang Bangun Sebelum Fajar
K3 Nasional 2026: Ekosistem Profesional hingga Inovasi Digital Jadi Fokus
KPK Jerat Yaqut Cholil Qoumas, Kuota Haji 2024 Diduga Dikorupsi
Angkot Ugal-ugalan di Bogor Diamankan, Sopirnya Masih Buron