Polri Petakan Titik Rawan Kecelakaan, 69 Tewas dalam Empat Hari Operasi Zebra

- Jumat, 21 November 2025 | 16:50 WIB
Polri Petakan Titik Rawan Kecelakaan, 69 Tewas dalam Empat Hari Operasi Zebra

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho baru-baru ini mengeluarkan instruksi khusus untuk jajarannya. Intinya, mereka diminta untuk segera memetakan titik-titik rawan kecelakaan dalam rangkaian Operasi Zebra 2025. Tujuannya jelas: mencegah terulangnya kasus laka lantas yang memakan korban.

Ini bukanlah inisiatif tanpa arah. Menurut sejumlah saksi, arahan langsung datang dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Fokus operasi kali ini adalah menciptakan keselamatan jalan, terutama jelang momen libur Natal dan Tahun Baru nanti. Nah, strateginya bakal bertumpu pada tiga pilar: edukasi, pengawasan, dan yang tak kalah penting, penegakan hukum yang berbasis data riil di lapangan.

"Saya minta seluruh jajaran memetakan 10 titik rawan laka tertinggi di setiap Polres," tegas Irjen Agus kepada para wartawan, Jumat (21/11/2025).

Dia melanjutkan, setelah pemetaan, tindakan cepat harus segera diambil. Bisa berupa rekayasa lalu lintas atau pemasangan rambu sementara. Formulasi tindakan korektif ini memang jadi prioritas di pekan kedua operasi berjalan.

Di sisi lain, Agus juga menekankan soal detail laporan. Setiap kejadian kecelakaan, katanya, harus dilengkapi dengan analisis mendalam. Mulai dari waktu kejadian, kondisi lingkungan saat itu, hingga faktor human error dari pengemudi. Pendekatan semacam ini diharapkan bisa menghasilkan strategi pencegahan yang lebih jitu dan terarah.

Data yang terhimpun sampai hari keempat operasi cukup mencengangkan. Tercatat 671 kasus laka lantas. Angka yang besar. Dari jumlah itu, 69 orang meninggal dunia. Sementara korban luka berat mencapai 119 orang, dan luka ringan 860 kasus. Kerugian materialnya tidak main-main, menembus angka Rp 1,346 miliar lebih.

"Angka ini memperlihatkan perlunya fokus lebih besar pada wilayah yang mencatat peningkatan kejadian," ujarnya, menyoroti betapa gentingnya situasi di beberapa titik.

Terakhir, dia tak lupa mengajak masyarakat untuk turut serta. Menjaga keselamatan di jalan, menurutnya, bukan hanya tugas polisi. Itu adalah hasil kerja sama. Dengan mematuhi aturan dan saling menghormati sesama pengguna jalan, semua bisa selamat sampai tujuan.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar