Suasana mencekam sempat menyelimuti KTT COP30 di Brasil. Bagaimana tidak, kobaran api tiba-tiba melalap salah satu paviliun di lokasi konferensi. Lantas, bagaimana kelanjutan proses negosiasi yang sedang berlangsung alot itu?
Menurut sejumlah saksi, si jago merah muncul dari belakang Paviliun Italia sekitar pukul dua siang waktu setempat, Kamis lalu. Untungnya, respons tim pemadam cukup cepat. Hanya dalam enam menit, api berhasil dikendalikan. Meski begitu, kabar terakhir menyebutkan ada 13 orang yang harus mendapat perawatan karena menghirup asap tebal dari kebakaran tersebut.
Di sisi lain, pihak UNFCCC selaku penyelenggara langsung angkat bicara. Mereka memastikan semua orang telah dievakuasi dengan selamat, tidak ada korban jiwa. Namun begitu, sebagai langkah antisipasi, zona biru jantung tempat negosiasi berlangsung terpaksa ditutup sementara. Penutupan ini berlangsung sampai pihak berwenang Brasil, dalam hal ini dinas pemadam kebakaran, memberi lampu hijau bahwa situasi benar-benar sudah aman.
Artikel Terkait
Eddy Hiariej Buka Suara: Tiga Jenis Penangkapan di KUHAP Baru Tak Perlu Izin Hakim
Eddy Hiariej Bantah Isu Polisi Superpower, Klaim KUHAP Baru Beri Kepastian Hukum
Setelah Banjir Terus Menerjang, 200 Santri di Bali Bertahan Belajar Tanpa Meja dan Buku
Nadiem Makarim Hadapi Dakwaan Chromebook, Disambut Sorak Driver Ojol di Pengadilan