Kobaran Api Ganggu Alotnya Negosiasi Iklim di KTT COP30 Brasil

- Jumat, 21 November 2025 | 06:35 WIB
Kobaran Api Ganggu Alotnya Negosiasi Iklim di KTT COP30 Brasil

Suasana mencekam sempat menyelimuti KTT COP30 di Brasil. Bagaimana tidak, kobaran api tiba-tiba melalap salah satu paviliun di lokasi konferensi. Lantas, bagaimana kelanjutan proses negosiasi yang sedang berlangsung alot itu?

Menurut sejumlah saksi, si jago merah muncul dari belakang Paviliun Italia sekitar pukul dua siang waktu setempat, Kamis lalu. Untungnya, respons tim pemadam cukup cepat. Hanya dalam enam menit, api berhasil dikendalikan. Meski begitu, kabar terakhir menyebutkan ada 13 orang yang harus mendapat perawatan karena menghirup asap tebal dari kebakaran tersebut.

Di sisi lain, pihak UNFCCC selaku penyelenggara langsung angkat bicara. Mereka memastikan semua orang telah dievakuasi dengan selamat, tidak ada korban jiwa. Namun begitu, sebagai langkah antisipasi, zona biru jantung tempat negosiasi berlangsung terpaksa ditutup sementara. Penutupan ini berlangsung sampai pihak berwenang Brasil, dalam hal ini dinas pemadam kebakaran, memberi lampu hijau bahwa situasi benar-benar sudah aman.

“Presidensi COP30 dan sekretariat saat ini tengah bekerja sama erat untuk menyelesaikan rencana dimulainya kembali kegiatan COP, yang akan difokuskan pada negosiasi, setelah tempat tersebut dievaluasi secara menyeluruh dan dianggap sepenuhnya aman oleh otoritas kebakaran dan kesehatan,” demikian bunyi pernyataan resmi UNFCCC yang dikeluarkan Jumat kemarin.

Nah, ini yang jadi pertanyaan banyak pihak. Proses negosiasi sendiri sejatinya masih berjalan hingga larut malam, demi merampungkan kebijakan krusial penanganan krisis iklim. Gara-gara kejadian ini, jadwal pun molor. Kabarnya, kepastian soal kelanjutan negosiasi di lokasi COP30 akan diumumkan menjelang malam ini.

“Saat ini kami mengantisipasi bahwa pertemuan apa pun yang mungkin dapat berlangsung malam ini, tergantung pada penilaian kesehatan dan keselamatan penuh, akan melanjutkan dan menyelesaikan konsultasi dengan Kelompok yang terganggu oleh kebakaran,” lanjut pernyataan UNFCCC tersebut. Intinya, semua kembali lagi pada hasil pemeriksaan keamanan. Semoga saja tidak ada lagi halangan.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar