Misteri Dua Tahun Hilang Terpecahkan, Kerangka di Pohon Aren Sergai Identik sebagai Muhammad Yuda Prawira

- Rabu, 19 November 2025 | 16:35 WIB
Misteri Dua Tahun Hilang Terpecahkan, Kerangka di Pohon Aren Sergai Identik sebagai Muhammad Yuda Prawira
Identitas Kerangka Manusia dalam Pohon Aren di Sergai Terungkap

Identitas Kerangka Manusia dalam Pohon Aren di Sergai Terungkap

SERDANG BEDAGAI - Kasus hilangnya warga dua tahun lalu akhirnya menemui titik terang.

Setelah melalui proses identifikasi intensif, kerangka manusia yang ditemukan di dalam batang pohon aren di Dusun I, Desa Pematang Ganjang, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, akhirnya berhasil diidentifikasi. Korban teridentifikasi sebagai Muhammad Yuda Prawira, warga setempat yang dilaporkan hilang sejak dua tahun silam.

"Menyatakan identitasnya saja, iya Muhammad Yuda Prawira," tegas Kasi Humas Polres Sergai, Iptu L. B. Manulang, dalam konfirmasi resmi, Rabu (19/11/2025).

Proses Identifikasi Forensik

Proses identifikasi dilakukan melalui uji DNA di Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri, Jakarta, pada September lalu. Hasil pemeriksaan forensik menyimpulkan kemiripan genetik antara kerangka tersebut dengan ayah kandung Muhammad Yuda Prawira.

Temuan ini berawal dari laporan seorang warga pada September 2025 yang mengaku kehilangan anaknya selama dua tahun tanpa kabar. Lokasi tempat tinggal pelapor ternyata tidak jauh dari tempat penemuan kerangka.

"Informasinya ada seperti itu (kehilangan anak), sekitar dua tahun lalu perginya, nggak ada kabar," ujar Kapolsek Firdaus AKP Ahmad Albar saat dikonfirmasi sebelumnya, Rabu (10/9/2025).

Pengakuan Keluarga melalui Barang Bukti

Proses identifikasi semakin menguat setelah keluarga memberikan kesaksian mengenai pakaian yang melekat pada kerangka. Menurut pengakuan keluarga, terutama adik perempuan korban, baju dan celana yang ditemukan identik dengan yang sering dikenakan dan pernah dicuci olehnya.

"Iya warga situ juga, dekat lah, nggak jauh dari TKP. Menurut salah satu keluarganya, identik sih bajunya, celana yang mereka kenal, kalau bajunya (adik) yang perempuan katanya pernah ingat, pernah nyuci katanya," jelas Kapolsek Firdaus melengkapi kronologi.

Setelah temuan ini, kerangka telah dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut guna mendukung proses penyelidikan hukum. Polisi masih menyelidiki penyebab dan kronologi kematian korban yang ditemukan dalam kondisi tidak wajar di dalam batang pohon aren tersebut.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar