Leao Pecah Kebuntuan, Milan Rebut Puncak Klasemen Meski Allegri Soroti Sisi Gelap

- Sabtu, 03 Januari 2026 | 06:55 WIB
Leao Pecah Kebuntuan, Milan Rebut Puncak Klasemen Meski Allegri Soroti Sisi Gelap

CAGLIARI Tiga poin berhasil direbut AC Milan di markas Cagliari, Sabtu (3/1/2025) dini hari WIB. Tapi, kemenangan tipis 1-0 itu tak serta-merta membuat pelatih Massimiliano Allegri puas. Ada catatan penting yang ia soroti, terutama soal lini belakang yang dinilainya kurang agresif. Di sisi lain, ia melihat Rafael Leao justru lebih bersinar saat ditempatkan di posisi tengah, bukan di sayap kiri seperti biasa.

Milan turun dengan formasi yang tak biasa. Cedera masih menghantui: Pulisic, Gabbia, dan Pavlovic belum siap starter, sehingga hanya duduk di bangku cadangan. Allegri pun terpaksa memainkan Davide Bartesaghi dalam skema tiga bek. Hasilnya? Babak pertama berjalan payah. Banyak kesalahan sederhana, alur serangan tersendat, dan permainan terasa datar.

Namun begitu, kebuntuan itu pecah tak lama setelah turun minum. Di menit ke-50, Leao menyambar umpan silang Adrien Rabiot dan menggetarkan jala gawang Cagliari. Gol itu jadi penentu kemenangan.

“Kalau main di kiri, Leao kadang bisa hilang dari permainan,” ujar Allegri kepada Sky Sport Italia.

“Dia punya karakter yang cocok untuk bermain bagus di tengah. Tapi hari ini kondisinya belum 100 persen fit, jadi di babak pertama dia kurang menyerang ruang dengan tepat. Meski begitu, enam gol di Serie A musim ini sudah ia cetak, padahal sempat absen karena cedera.”

Gol Leao tadi sekaligus mempertegas statistik menarik Milan musim ini. Itu adalah gol ke-12 mereka yang tercipta dari tembakan pertama yang mengarah ke gawang lawan. Sebuah efisiensi yang mengesankan.

Memang, musim ini Milan sering kecolahan saat berhadapan dengan tim papan bawah. Tapi kemenangan beruntun atas Hellas Verona dan Cagliari ini setidaknya memberi sinyal positif: performa mereka pelan-pelan mulai stabil.

Nah, soal pertahanan, Allegri justru melihat titik terang. Absennya beberapa bek inti sempat bikin cemas, tapi ia menilai anak-anak mudanya mulai menjawab kepercayaan.

“Bermain untuk Milan itu tekanan berat. Tapi De Winter, Bartesaghi, Estupinan, Tomori, dan yang lain-lain, mereka makin membaik baik dari segi kebugaran maupun performa. Mereka belajar bertahan dengan cara berbeda, lebih sedikit gerak, membaca situasi dengan kepala dingin. De Winter malam ini beberapa kali menyelamatkan dengan sundulan yang tepat,” papar Allegri.

Ada momen spesial lain: debut kilat Niclas Fullkrug. Baru beberapa jam resmi dipinjam dari West Ham United, striker asal Jerman itu langsung dimainkan di 20 menit akhir. Ia bahkan hampir cetak assist, lewat umpan matang ke Pulisic yang memaksa kiper Elia Caprile bekerja keras.

Kemenangan ini membawa Milan naik ke puncak klasemen sementara, menggeser Inter. Mereka juga sudah mencatatkan sembilan clean sheet dari 17 laga. Tapi Allegri enggan berpuas diri.

“Masih terlalu awal buat bicara apa-apa. Lima tim bersaing ketat dengan selisih poin yang tipis. Kemenangan hari ini penting, clean sheet-nya juga, soalnya sebelumnya kami kebobolan berkali-kali,” katanya.

“Kita harus tetap kerja keras. Mencapai puncak itu sulit, tapi semangat tim bagus. Yang penting, saat ada masalah, kita bermain tetap sebagai satu kesatuan.”

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar