CAGLIARI Tiga poin berhasil direbut AC Milan di markas Cagliari, Sabtu (3/1/2025) dini hari WIB. Tapi, kemenangan tipis 1-0 itu tak serta-merta membuat pelatih Massimiliano Allegri puas. Ada catatan penting yang ia soroti, terutama soal lini belakang yang dinilainya kurang agresif. Di sisi lain, ia melihat Rafael Leao justru lebih bersinar saat ditempatkan di posisi tengah, bukan di sayap kiri seperti biasa.
Milan turun dengan formasi yang tak biasa. Cedera masih menghantui: Pulisic, Gabbia, dan Pavlovic belum siap starter, sehingga hanya duduk di bangku cadangan. Allegri pun terpaksa memainkan Davide Bartesaghi dalam skema tiga bek. Hasilnya? Babak pertama berjalan payah. Banyak kesalahan sederhana, alur serangan tersendat, dan permainan terasa datar.
Namun begitu, kebuntuan itu pecah tak lama setelah turun minum. Di menit ke-50, Leao menyambar umpan silang Adrien Rabiot dan menggetarkan jala gawang Cagliari. Gol itu jadi penentu kemenangan.
“Kalau main di kiri, Leao kadang bisa hilang dari permainan,” ujar Allegri kepada Sky Sport Italia.
“Dia punya karakter yang cocok untuk bermain bagus di tengah. Tapi hari ini kondisinya belum 100 persen fit, jadi di babak pertama dia kurang menyerang ruang dengan tepat. Meski begitu, enam gol di Serie A musim ini sudah ia cetak, padahal sempat absen karena cedera.”
Gol Leao tadi sekaligus mempertegas statistik menarik Milan musim ini. Itu adalah gol ke-12 mereka yang tercipta dari tembakan pertama yang mengarah ke gawang lawan. Sebuah efisiensi yang mengesankan.
Memang, musim ini Milan sering kecolahan saat berhadapan dengan tim papan bawah. Tapi kemenangan beruntun atas Hellas Verona dan Cagliari ini setidaknya memberi sinyal positif: performa mereka pelan-pelan mulai stabil.
Artikel Terkait
Cadalora Rindu MotoGP Berdarah: Lebih Seru Duel Ducati vs Aprilia!
Yamaha Putar Haluan ke V4, Akui Mesin Lama Sudah Mentok
Persija Hadapi Persijap Usai Pesta Malam Tahun Baru
Allano Lima Tertipu Belanja Online, Uang Rp 2,2 Juta Raib