Komisi Reformasi Polri Buka Ruang Aspirasi, Minta Ormas Sertakan Solusi Konkret

- Rabu, 19 November 2025 | 03:50 WIB
Komisi Reformasi Polri Buka Ruang Aspirasi, Minta Ormas Sertakan Solusi Konkret

Komisi Percepatan Reformasi Polri menggelar pertemuan dengan sejumlah organisasi masyarakat sipil untuk menyerap aspirasi publik. Audiensi ini merupakan langkah nyata transparansi dalam proses reformasi institusi kepolisian.

Pertemuan berlangsung di Lounge Adhi Pradana, STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Selasa (18/11/2025). Sidang dipimpin langsung oleh Jimly Asshiddiqie selaku Ketua Komite Percepatan Reformasi Polri.

Jimly mengungkapkan pertemuan ini diadakan khusus untuk menindaklanjuti surat permohonan audiensi yang sebelumnya diajukan berbagai organisasi masyarakat. "Kami sengaja memberikan kesempatan bagi pihak-pihak yang telah mengirim surat permohonan. Semua masukan yang disampaikan organisasi seperti NEFA, LSAM, Imparsial, dan lainnya sangat konstruktif," ujarnya.

Menurut Jimly, organisasi yang hadir terdiri dari aktivis dan tokoh yang konsisten bergerak di isu HAM dan kemanusiaan. "Mereka adalah tokoh-tokoh yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan bangsa, khususnya terkait percepatan reformasi Polri berdasarkan pengalaman lapangan," jelasnya.

Komisi menerima semua masukan namun meminta pendalaman lebih lanjut. "Kami meminta dalam satu bulan ke depan masukan tertulis mereka diperdalam lagi dengan menyertakan tawaran solusi, bukan hanya daftar masalah," tegas Jimly.

Jimly menegaskan komitmen Komisi untuk memberikan ruang bagi setiap organisasi. Dia berharap terbentuk sinergi positif antara Polri dan masyarakat sipil. "Kebijakan baru yang kami rumuskan harus benar-benar sesuai aspirasi masyarakat," pungkasnya.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar