- Pencegahan tawuran antar pelajar.
- Penanggulangan penyalahgunaan narkoba.
- Mengatasi kasus perundungan (bullying) dan kekerasan.
- Mengawasi potensi gangguan ketertiban lainnya.
Sinergi antara Saka Bhayangkara dan Polisi Siswa ini dinilai sebagai langkah strategis untuk membangun budaya disiplin dan rasa aman di tingkat pelajar sejak dini.
Pesan untuk Polisi Siswa dan Masa Depan
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, memberikan pesan motivasi kepada para peserta. Beliau mengajak setiap pelajar untuk menjadi 'polisi bagi diri sendiri', dengan menjaga diri, lingkungan, dan aturan demi menyongsong masa depan Indonesia Emas 2045.
Dengan hadirnya program Polisi Siswa Keamanan Sekolah ini, Polda Metro Jaya berharap dapat mewujudkan lingkungan sekolah yang lebih kondusif, bebas dari tawuran, narkoba, dan berbagai perilaku menyimpang lainnya, sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan optimal.
Artikel Terkait
Era Kolonial Berakhir: Indonesia Resmi Pakai KUHP dan KUHAP Baru
Dua Bocah di Sidoarjo Nekat Hadang Kereta Api, Cuma Karena Iseng
Bocah 6 Tahun Ditinggal Ayah di Pasar Kebayoran Lama
Ramadan 2026: Kemenag dan Muhammadiyah Berpotensi Berbeda Lagi