Dampak Kerusakan dan Korban Jiwa Longsor Banjarnegara
Bencana alam ini telah menelan korban jiwa. Laporan terakhir menyebutkan dua warga meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka. Korban luka telah mendapatkan perawatan medis di RSUD Banjarnegara dan Puskesmas setempat.
Dampak sosial dari bencana ini juga signifikan, dengan 823 warga terpaksa mengungsi. Lokasi pengungsian tersebar di tiga titik, yaitu Kantor Kecamatan Pandanarum, GOR Desa Beji, dan gedung haji Desa Pringamba. Bencana longsor juga menyebabkan kerusakan parah pada 30 unit rumah serta lahan pertanian dan perkebunan milik warga.
Penyebab Tanah Longsor di Banjarnegara
Berdasarkan analisis sementara, tanah longsor di Banjarnegara dipicu oleh kombinasi faktor cuaca dan kondisi geologis. Hujan dengan intensitas lebat yang terjadi di Kawasan Desa Situkung, Kecamatan Pandanarum, diduga menjadi pemicu utama. Faktor pendukung lainnya adalah kondisi tanah yang labil, yang akhirnya menyebabkan tebing longsor dan menimbun kawasan permukiman serta area pertanian.
Kejadian ini mengingatkan masyarakat akan pentingnya kewaspadaan terhadap bahaya tanah longsor, terutama di daerah dengan topografi berbukit dan lereng curam selama musim penghujan.
Artikel Terkait
Lolos dari Neraka Malam Tahun Baru: Kisah Dua Penyintas di Tengah Kobaran Api Swiss
Israel Pukul Genderang, Akui Somaliland Sebagai Negara Berdaulat
Nenek 80 Tahun Bernapas Lega, Pelaku Pengusiran Paksa Akhirnya Dicokok Polisi
Kim Ju Ae Kunjungi Makam Leluhur, Sinyal Kuat Penerus Tahta Pyongyang