Resolusi 1701 sendiri merupakan landasan hukum yang mengakhiri konflik antara Israel dan Hizbullah pada tahun 2006, sekaligus menjadi dasar gencatan senjata November tahun lalu yang difasilitasi oleh UNIFIL bersama tentara Lebanon.
Status Implementasi Gencatan Senjata
Gencatan senjata November dirancang untuk menghentikan permusuhan lebih dari setahun antara Israel dan Hizbullah yang meningkat sejak dimulainya perang Gaza. Meskipun kesepakatan mengharuskan Israel menarik pasukannya dari Lebanon selatan, dalam praktiknya Israel masih mempertahankan kehadiran militernya di lima wilayah yang dianggap strategis.
Israel juga dilaporkan terus melakukan serangan rutin di wilayah Lebanon, dengan klaim menargetkan lokasi dan operasi Hizbullah. Insiden penembakan terhadap UNIFIL ini bukan yang pertama kalinya terjadi, dimana sebelumnya juga pernah ada laporan mengenai tindakan Israel yang membahayakan pasukan penjaga perdamaian PBB.
Tanggapan dan Seruan UNIFIL
UNIFIL secara tegas menyerukan kepada IDF untuk menghentikan segala bentuk perilaku agresif dan serangan yang mengancam keselamatan pasukan penjaga perdamaian PBB. Sementara itu, pihak Israel membantah adanya kesengajaan dalam insiden ini dengan klaim 'tidak ada tembakan yang disengaja' terhadap pasukan PBB di Lebanon.
Insiden ini menyoroti kembali kerentanan situasi keamanan di perbatasan Lebanon-Israel dan pentingnya semua pihak menghormati mandat serta keselamatan pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Artikel Terkait
Monas Dibanjiri 72 Ribu Pengunjung Saat Libur Tahun Baru 2026
Mendagri Tito Desak Aceh Percepat Data Rumah Rusak untuk Cairkan Bantuan
Prabowo Awali 2026 di Tengah Reruntuhan, Tinjau Langsung Pemulihan Korban Bencana
Bentrok Warga Ricuhkan Kolong Flyover Manggarai