Deklarasi yang dibacakan bersama masyarakat dan perwakilan daerah ini berisi komitmen untuk:
- Mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.
- Membangun semangat kebersamaan, kepedulian, dan tanggung jawab untuk kontribusi nyata bagi kemajuan desa.
- Menguatkan peran pemerintah desa, pemuda, perempuan, dan tenaga pendamping profesional sebagai motor perubahan yang berintegritas.
- Menjaga sumber daya alam, pangan, dan lingkungan desa sebagai warisan untuk generasi mendatang.
Ikrar Bersama Perang Melawan Narkoba
Selain deklarasi gotong royong, juga dinyatakan ikrar perang melawan narkoba yang berisi:
- Penolakan tegas terhadap segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
- Dukungan penuh terhadap kebijakan BNN RI dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba.
- Pengakuan bahwa mewujudkan Indonesia bersih narkoba adalah tanggung jawab seluruh bangsa.
- Komitmen untuk mengerahkan segala kemampuan mewujudkan desa bebas narkoba.
Tinjauan Langsung Pembangunan Desa
Usai deklarasi, Menteri Yandri beserta rombongan melakukan kunjungan lapangan untuk meninjau langsung pembangunan Gerai Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDMP) serta peternakan sapi yang menjadi potensi unggulan Desa Bukit Peninjauan I.
Kegiatan ini dihadiri secara luas oleh Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Bengkulu, Kepala Desa, pendamping desa, jajaran Forkopimda, serta ribuan masyarakat, menandakan dukungan massif terhadap agenda pembangunan desa dan penanggulangan narkoba ini.
Artikel Terkait
Kolong Manggarai Bergejolak, Tawuran Warnai Awal Tahun
Kembang Api di Botol Sampanye Diduga Picu Malapetaka di Bar Swiss
Atalia dan Ridwan Kamil Resmi Berpisah, Putusan Cerai Dijatuhkan Pekan Depan
Puncak Masih Rawan Macet, Sistem Satu Arah Tetap Siaga