Bank Jateng Borobudur Marathon 2025 Targetkan Pacu Perekonomian Jateng
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengumumkan peningkatan jumlah peserta untuk Bank Jateng Borobudur Marathon 2025. Tahun ini, peserta bertambah 1.000 orang dari tahun sebelumnya yang berjumlah 10.500 pelari. Kenaikan partisipasi ini diprediksi akan mendongkrak perputaran ekonomi di atas angka Rp73,9 miliar yang tercapai pada 2024.
Sumarno menyampaikan harapan tersebut dalam konferensi pers di Hotel Artos, Kota Magelang. Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk mendorong lebih banyak lagi perputaran ekonomi di kawasan tersebut melalui event olahraga besar ini.
Pertumbuhan ekonomi dari event ini telah menunjukkan tren positif yang konsisten. Data menunjukkan peningkatan signifikan dari tahun ke tahun: dimulai dari Rp1,5 miliar pada 2017, melonjak ke Rp26,5 miliar (2018), kemudian Rp30,5 miliar (2019). Setelah jeda pandemi, perputaran ekonomi kembali tumbuh menjadi Rp61,6 miliar (2023) dan mencapai Rp73,9 miliar pada 2024.
“Dengan peningkatan partisipasi peserta, kami tentu berharap nilai ekonominya pada 2025 akan jauh lebih tinggi lagi,” ujar Sumarno.
Artikel Terkait
Dua Keluarga Korban Gugat UU Peradilan Militer di MK
Hengki Pimpin Serah Terima Jabatan, Pejabat Baru Polda Banten Diminta Segera Beradaptasi
Nyaris Tewas Dihantam Truk, Pasutri Lompat ke Pembatas Saat Detik-Detik Maut di Flyover Ciputat
Damkar Bogor Sibuk Sepanjang 2025: Hampir 2.000 Aksi Penyelamatan dan Ratusan Kebakaran