KMP Dalom 1 Resmi Beroperasi, Tingkatkan Konektivitas Bakauheni-Merak
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal telah meluncurkan operasional KMP Dalom 1 di lintas penyeberangan strategis Bakauheni-Merak. Peluncuran kapal penumpang ini disemarakkan dengan prosesi adat Lampung 'Hitar Lawok' yang berlangsung di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.
Komitmen Pemprov Lampung Dalam Pengembangan Transportasi Laut
Kehadiran KMP Dalom 1 merupakan wujud nyata kontribusi Pemerintah Provinsi Lampung dalam memajukan sistem konektivitas dan logistik nasional. Gubernur menegaskan bahwa kapal ini merepresentasikan tanggung jawab pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Jalur penyeberangan Bakauheni-Merak memiliki peran vital sebagai penghubung utama dua pulau terbesar Indonesia. Rute yang telah beroperasi sejak era Hindia Belanda tahun 1912 ini menjadi tulang punggung perekonomian regional dan nasional, dengan ribuan kendaraan dan penumpang melintas setiap harinya.
Inovasi dan Keunggulan KMP Dalom 1
KMP Dalom 1 menawarkan berbagai keunggulan teknologi dan kenyamanan. Kapal dengan panjang 114,75 meter dan lebar 21 meter ini mampu mengangkut 200 penumpang serta 200 unit kendaraan campuran. Dengan kecepatan tempuh mencapai 16 knot, KMP Dalom 1 termasuk dalam kategori kapal penyeberangan tercepat di rute tersebut.
Desain interior kapal menghadirkan nuansa kearifan lokal Lampung melalui penerapan motif tapis dan ukiran tradisional. Fasilitas premium yang tersedia meliputi Family Room, VIP House, Co-Working Space, dan Ruang Disabilitas yang memenuhi standar akomodasi modern.
Dampak Ekonomi dan Masa Depan Transportasi Laut
Pengoperasian KMP Dalom 1 diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif di wilayah Lampung dan sekitarnya. Yang membanggakan, operasional kapal ini tidak membebani APBD Provinsi Lampung, bahkan berpotensi menyumbangkan Pendapatan Asli Daerah.
Ke depan, Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus mengembangkan sistem transportasi dan logistik yang lebih modern dan terintegrasi. Pemanfaatan teknologi digital menjadi f utama dalam pengelolaan arus barang dan penumpang yang lebih efisien.
Konektivitas yang andal melalui operasional KMP Dalom 1 diharapkan tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi, membuka lapangan pekerjaan baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Artikel Terkait
Muzani Nilai Usulan Parliamentary Threshold 7% Terlalu Tinggi
Anggota DPR Desak Penarikan Brimob dari Urusan Langsung dengan Masyarakat
Festival Imlek Nasional Dibuka di Lapangan Banteng, Tawarkan Cek Kesehatan Gratis
KAI Daop 6 Yogyakarta Buka Pemesanan Tiket Mudik Lebaran 2026 dengan Diskon 30%