Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan bahwa dirinya telah mengambil keputusan penting terkait Venezuela. Pernyataan ini disampaikan secara langsung kepada awak media di dalam pesawat kepresidenan Air Force One pada Jumat (14/11) waktu setempat. Pengumuman ini muncul bersamaan dengan peningkatan ketegangan regional akibat pengerahan kekuatan militer AS di kawasan Amerika Latin.
"Saya secara tidak langsung telah mengambil keputusan," tegas Trump selama perjalanan menuju kediamannya di Florida, seperti dilaporkan kantor berita internasional, Sabtu (15/11/2025). Meskipun tidak merinci lebih lanjut, mantan presiden AS tersebut menekankan bahwa kemajuan signifikan telah dicapai dalam upaya memerangi lalu lintas narkoba dari Venezuela.
Eskalasi militer Amerika Serikat dalam beberapa pekan terakhir mencakup pengiriman kapal perang, pesawat tempur canggih, dan ribuan personel bersenjata ke wilayah Amerika Latin. Operasi militer yang telah dilancarkan melibatkan serangan terhadap 21 kapal yang diduga terlibat dalam penyelundupan narkoba, dengan korban jiwa dilaporkan mencapai sedikitnya 80 orang.
Kehadiran kapal induk USS Gerald R. Ford, yang merupakan kapal induk terbesar di dunia, semakin memperkuat posisi militer AS di kawasan. Kedatangan armada laut ini secara resmi diklaim bertujuan untuk mendukung operasi pemberantasan perdagangan obat-obatan terlarang.
Namun, pemerintah Venezuela menanggapi serius pengerahan militer ini dengan menyatakan kekhawatiran akan adanya agenda tersembunyi untuk menggulingkan pemerintahan yang berkuasa. Aktivitas militer AS yang juga meliputi pengiriman pesawat tempur siluman F-35 ke Puerto Riko dan penempatan kapal-kapal Angkatan Laut di perairan Karibia dianggap sebagai ancaman terhadap kedaulatan negara.
Laporan terbaru dari CBS News mengungkapkan bahwa pejabat militer senior AS telah menyampaikan berbagai opsi operasi militer terhadap Venezuela, termasuk kemungkinan serangan darat, kepada Presiden Trump. Informasi ini semakin menguatkan spekulasi mengenai rencana intervensi militer AS di Venezuela.
Artikel Terkait
Proposal Baru Iran Soal Selat Hormuz Dinilai Tak Bahas Nuklir, Perundingan dengan AS Makin Buntu
PSG Taklukkan Bayern 5-4 di Leg Pertama Semifinal, Luis Enrique Akui Timnya Sempat Keteteran
Proposal Iran soal Selat Hormuz Picu Ketegangan Baru, Trump Tolak Syarat Pencabutan Blokade
Proposal Baru Iran untuk Selat Hormuz Ditolak Keras AS, Perundingan Damai Kian Buntu