Kasus keracunan makanan terjadi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bogor, Jawa Barat. Puluhan siswa dilaporkan menjadi korban setelah mengonsumsi makanan dari program tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Herry Karnadi, mengonfirmasi kejadian ini berlangsung pada hari Selasa (14/11). Para siswa mengalami sejumlah gejala keracunan seperti mual, pusing, dan muntah-muntah setelah menyantap menu MBG.
Berikut adalah rangkuman fakta-fakta penting seputar peristiwa keracunan menu Makan Bergizi Gratis di Bogor:
1. Puluhan Siswa Jadi Korban
Sebanyak 50 siswa yang terdiri dari pelajar SD dan SMA menjadi korban keracunan. Mereka segera dilarikan dan mendapatkan perawatan di beberapa puskesmas setempat.
Herry Karnadi menjelaskan, "Total yang mengalami keracunan berdasarkan hitungan dokter ada 50 siswa, berasal dari beberapa SD dan satu SMA."
Disebutkan bahwa sebagian besar siswa sudah diperbolehkan pulang. Namun, satu orang siswa masih menjalani perawatan lebih lanjut dan telah dirujuk ke rumah sakit.
Artikel Terkait
Menkominfo Sebut Disinformasi Tantangan Terbesar Diplomasi Indonesia di Board of Peace
Remaja 18 Tahun Diduga Lecehkan Empat Anak di Bawah Umur di Serpong
Polisi Tangkap Kasat Narkoba dan Kanit di Toraja Utara Terkait Jaringan Narkoba
Polda Riau Pasang Papan Green Policing di Sepuluh Titik Strategis Pekanbaru