Sebanyak 50 siswa yang terdiri dari pelajar SD dan SMA menjadi korban keracunan. Mereka segera dilarikan dan mendapatkan perawatan di beberapa puskesmas setempat.
Herry Karnadi menjelaskan, "Total yang mengalami keracunan berdasarkan hitungan dokter ada 50 siswa, berasal dari beberapa SD dan satu SMA."
Disebutkan bahwa sebagian besar siswa sudah diperbolehkan pulang. Namun, satu orang siswa masih menjalani perawatan lebih lanjut dan telah dirujuk ke rumah sakit.
Artikel Terkait
Presiden Somalia Tuding Israel Rancang Kotak Kejahatan di Tanduk Afrika
Sopir JakLingko Dipecat Usai Hina Penumpang dengan Ucapan Monyet
Calo Tiket Planetarium Jakarta Diklaim Tak Mungkin, Jakpro Buka Suara
Di Balik Auman Harimau Ragunan, Ada Candaan dan Perhatian Seorang Zookeeper