PBNU Tegaskan Sikap Soal Video Dakwah Gus Ellham
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Alissa Wahid, menyatakan penyesalan mendalam terhadap tindakan Mohammad Ellham Yahya Luqman, yang dikenal sebagai Gus Ellham. Hal ini menyusul beredarnya video yang menunjukkan Gus Ellham mencium seorang anak perempuan dalam suatu kesempatan dakwah.
Alissa Wahid menegaskan bahwa tindakan semacam itu dinilai telah mencoreng nilai-nilai luhur dakwah. Menurutnya, dakwah seharusnya diwujudkan melalui sikap dan perilaku yang dapat menjadi teladan bagi umat.
Lebih lanjut, PBNU mengajak segenap jemaah dan jam'iyah Nahdlatul Ulama untuk secara aktif menciptakan ruang yang aman dan bermartabat bagi semua pihak, khususnya bagi kelompok yang rentan seperti anak-anak, santri, dan perempuan. PBNU secara tegas menolak segala bentuk kekerasan, pelecehan, dan penyalahgunaan otoritas dalam aktivitas dakwah Islam.
Pernyataan ini menegaskan komitmen organisasi bahwa dakwah haruslah bertujuan untuk menumbuhkan kemuliaan, bukan sebaliknya, merendahkan martabat manusia.
Permohonan Maaf Gus Ellham
Menanggapi viralnya video tersebut, Gus Ellham telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Dalam pernyataannya, ia mengakui bahwa tindakannya merupakan suatu kekhilafan.
Gus Ellham berkomitmen untuk memperbaiki diri dan menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran berharga. Ia juga menyatakan tekadnya untuk menyampaikan dakwah dengan cara yang lebih bijaksana, selaras dengan norma agama, etika, budaya bangsa, serta menjunjung tinggi akhlakul karimah.
Dijelaskannya bahwa video yang viral tersebut adalah rekaman lama yang telah dihapus dari seluruh platform media sosialnya. Ia juga menegaskan bahwa anak-anak yang terlibat dalam pengajiannya saat itu berada dalam pengawasan langsung orang tua mereka.
Meskipun demikian, Gus Ellham tetap memohon maaf atas kejadian tersebut dan berharap semua pihak dapat memaafkan kekhilafannya.
Artikel Terkait
Qatar Curi Satu Poin Lewat Gol Injury Time, Imbangkan Swiss 1-1 di Laga Perdana Grup B Piala Dunia 2026
Kejagung Pastikan 21.801 Motor Listrik BGN Tetap Digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis Meski Disidik Korupsi
Ana/Trias Bangkit dari Keterpurukan, Lolos ke Final Australian Open 2026
STIEM Bongaya Makassar Juarai NCFS 2026 Usai Taklukkan STIE Indonesia Jakarta 3-2