Klarifikasi Resmi Duta Besar Sudan: Fakta Konflik Sudan yang Tidak Diketahui Publik
Dalam sebuah forum virtual eksklusif yang dihadiri sekitar 700 peserta, Duta Besar Sudan untuk Indonesia, Dr. Yasser Mohammad Ali, memberikan penjelasan mendalam untuk meluruskan berbagai informasi keliru yang beredar di media internasional, khususnya media Barat, mengenai situasi terkini di Sudan.
5 Fakta Penting Konflik Sudan Menurut Duta Besar
Berikut adalah poin-poin kunci yang ditegaskan oleh Dr. Yasser Mohammad Ali:
- Profil Negara Sudan: Sudan adalah negara besar dengan populasi sekitar 50 juta jiwa dan wilayah seluas lebih dari 1 juta km², menempati peringkat ke-16 sebagai negara terluas di dunia.
- Bukan Perang Saudara: Peristiwa yang terjadi di Sudan bukanlah perang saudara, melainkan upaya sistematis dari kekuatan asing untuk memecah belah kedaulatan negara Sudan.
- Kelompok Pemberontak Didukung Asing: Kekuatan pemberontak Rapid Support Forces (RSF) yang dipimpin Hemedti sebagian besar terdiri dari tentara bayaran yang direkrut dari negara-negara Afrika seperti Eritrea, dan bahkan dari Kolombia di Amerika Selatan.
- Sponsor Utama Konflik: Uni Emirat Arab (UEA) disebut sebagai sponsor utama gerakan pemberontakan ini, dengan motif ekonomi dan hubungan dekatnya dengan Israel.
- Dukungan Rakyat Sudan: Rakyat Sudan secara aktif mendukung upaya pemerintah dalam melawan kelompok pemberontak RSF.
Forum virtual ini diselenggarakan pada Ahad malam, 9 November 2025, oleh Pengurus DPP Wahdah Islamiyah Pusat di Makassar, dan turut menghadirkan perwakilan Wahdah Islamiyah yang berada di Sudan.
Artikel Terkait
Claro Makassar Run 2026 Digelar 28 Juni, Hadirkan Dua Kategori Baru 5K dan 10K
Pelajar Tewas Jatuh dari Tebing Apparalang Bulukumba Saat Berfoto
Polisi Bekuk Pelaku Pembunuhan dan Pemerkosaan Janda di Jeneponto yang Buron Lebih Setahun
Mantan Pejabat CIA Didakwa Curi Emas Rp640 Miliar, Akademisi Soroti Pentingnya Pengawasan Intelijen