Seskab dan Menaker Tinjau Langsung Pelaksanaan Program Magang Nasional 2025
Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya bersama Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Prof. Yassierli secara langsung meninjau lokasi Program Magang Nasional. Kunjungan kerja ini dilakukan ke PT Denso, sebuah perusahaan manufaktur komponen otomotif di Kabupaten Bekasi.
Dalam keterangannya di Instagram @sekretaris.kabinet, Teddy menyatakan bahwa peninjauan ini untuk memantau pelaksanaan Program Magang Nasional batch 1. Program yang telah dimulai pada 20 Oktober tersebut kini telah memasuki minggu ketiga masa magang.
Peserta Magang Sudah Bekerja dan Dapat Pelatihan Sesuai Bidang
Program Magang Nasional ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dengan upah peserta yang disesuaikan dengan upah minimum kota atau kabupaten (UMK) setempat. Teddy menekankan bahwa program ini dirancang untuk menyesuaikan dengan keterampilan dan bidang ilmu masing-masing peserta.
"Di sini, para peserta magang benar-benar telah bekerja, diberikan pelatihan, keterampilan, bahkan mendapatkan mentor, sesuai bidang perkuliahan masing-masing," jelas Teddy Indra Wijaya.
Program Magang Nasional Batch 2 Segera Dibuka, Target 100 Ribu Peserta
Pemerintah tidak berhenti pada gelombang pertama. Teddy mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan instruksi kepada Menteri Ketenagakerjaan untuk segera membuka Program Magang Nasional batch kedua.
Batch kedua ini ditargetkan untuk menampung 80 ribu fresh graduate. Dengan penambahan ini, total peserta Program Magang Nasional pada tahun 2025 diproyeksikan akan mencapai 100 ribu orang.
Menaker Puas dan Beri Pesan untuk Peserta Magang
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengungkapkan kepuasannya terhadap antusiasme peserta magang pada gelombang pertama. Melalui akun Instagram @yassierli, ia menyampaikan kegembiraannya melihat para peserta yang begitu bersemangat belajar dan beradaptasi di lingkungan kerja yang nyata.
Yassierli juga berpesan kepada seluruh peserta magang agar menyisihkan upah pertama mereka untuk orang tua sebagai wujud rasa syukur. Pesan ini sekaligus mengajarkan nilai berbagi dan bakti kepada keluarga.
Program Magang Nasional menjadi langkah strategis pemerintah dalam mempersiapkan tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing, sekaligus menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dengan kebutuhan industri di Indonesia.
Artikel Terkait
Partai Gema Bangsa Tawarkan Konsep Anti-Feodalisme Menuju Pemilu 2029
Kemenangan Persak Kebumen ke Final Liga 4 Jateng Dirusak Kericuhan Suporter Rembang
Makassar Siap Jadi Tuan Rumah Sidang Pleno HIPMI 2026, Diikuti 3.000 Peserta
Menko Polhukam Apresiasi Respons Cepat TNI-Polri Tangani Penembakan Pilot di Papua