Kedua kerangka ditemukan dalam posisi berdekatan, hanya berjarak sekitar satu hingga dua meter, di lantai dua gedung. Budi Hermanto menjelaskan bahwa korban terjebak di area tersebut karena terhalang teralis yang menghalangi jalan melarikan diri.
"Saling berdekatan (dua jenazah), kedua (jenazah) itu di lantai dua yang terjebak juga karena memang di lantai dua itu di teralis, jadi tidak bisa untuk melarikan diri," ujarnya.
Proses Penemuan dan Identifikasi Melalui Tes DNA
Dua kerangka ini pertama kali ditemukan oleh tim teknis gedung yang akan memeriksa konstruksi untuk keperluan renovasi. Renovasi diperlukan karena gedung tersebut mengalami kerusakan akibat kebakaran selama demo.
Karena ada laporan orang hilang terkait peristiwa tersebut, keluarga Reno dan Farhan kemudian diambil sampel DNA-nya. Hasil tes DNA kemudian secara resmi mengonfirmasi bahwa kedua kerangka tersebut adalah Reno Syahputra Dewo dan Muhammad Farhan Hamid.
Artikel Terkait
Malaysia dan Filipina Gagal Lolos, Empat Wakil ASEAN Siap Berlaga di Piala Asia 2027
Kebakaran Ruko di Wamena Tewaskan 11 Orang, Termasuk Balita 2 Tahun
Dua Jembatan di Bondowoso Ambles Diterjang Hujan Deras
Dua Wisatawan Tewas Terseret Arus di Sungai Kalimborang Maros