Ledakan SMAN 72 Kelapa Gading: Tidak Ada Korban Meninggal, Penyebab Masih Diselidiki
Jakarta Utara - Ledakan yang terjadi di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Jumat (7/11) siang, tidak menelan korban jiwa. Hal ini ditegaskan langsung oleh Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Wamenkopolkam), Lodewijk Paulus.
Lodewijk menyampaikan kabar baik tersebut usai melakukan peninjauan langsung ke lokasi kejadian. "Alhamdulillah tidak ada (yang meninggal)," ujarnya.
Meski tidak ada korban meninggal, pihak berwajib masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitas pelaku dan rangkaian peristiwa seputar ledakan tersebut. Lodewijk juga menanggapi isu yang beredar mengenai kemungkinan aksi terorisme.
Ia meminta semua pihak untuk tidak terburu-buru mengambil kesimpulan. "Jangan terlalu, namanya masih diselidiki. Jangan dikatakan ini jumping conclusion bahwa ini aksi teroris. Kita belum sampai ke sana (terorisme)," tegas Lodewijk.
Lodewijk Paulus mengimbau masyarakat untuk memberikan ruang bagi aparat keamanan untuk bekerja. "Jadi biarkan aparat bekerja dulu. Pada gilirannya, temuannya tentunya akan disampaikan kepada rekan-rekan media sekalian. Jadi kita tunggu saja," sambungnya.
Investigasi terus dilakukan untuk memastikan motif dan dalang di balik insiden ledakan di lingkungan sekolah tersebut. Publik diharapkan tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum diverifikasi kebenarannya.
Artikel Terkait
Mantan Anggota Polri Divonis Seumur Hidup Ditemukan Tewas di Sel Isolasi Lapas Palangka Raya
Prabowo Perluas Pembelajaran Bahasa Prancis di Seluruh Jenjang Pendidikan, Bakom Sebut Langkah Strategis Global
Ratusan Pelayat Padati Rumah Duka Ryamizard Ryacudu di Cikeas, Jenazah Akan Dimakamkan di TMPN Kalibata
TNI AD Berduka: Mantan KSAD dan Menhan Ryamizard Ryacudu Tutup Usia