KADIN DIY Gelar Musda IX 2025: Perkuat Ketangguhan Ekonomi Yogyakarta
Kamar Dagang dan Industri Daerah Istimewa Yogyakarta (KADIN DIY) akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) IX pada Sabtu, 8 November 2025. Acara bertempat di Ruang Yudhistira Lantai 2, Jogja Expo Center (JEC) dengan mengusung tema strategis "Memperkokoh Ketangguhan Ekonomi DIY".
Visi Strategis KADIN DIY untuk Ketahanan Ekonomi
Ketua Umum KADIN DIY, GKR Mangkubumi, menegaskan bahwa tema Musda IX bukan sekadar slogan. "Ini merupakan panggilan bagi seluruh pelaku usaha dan mitra pembangunan untuk memastikan perekonomian DIY tidak hanya tumbuh, tetapi juga tangguh menghadapi berbagai tantangan," ujarnya.
Berbagai tantangan yang dimaksud meliputi perubahan iklim, disrupsi teknologi, dinamika geopolitik global, serta transformasi pasar pasca-pandemi. Menurutnya, DIY memiliki keunggulan strategis yang perlu dioptimalkan, termasuk budaya wirausaha yang kuat, potensi ekonomi kreatif, pariwisata, pertanian organik, dan UMKM yang dinamis.
Pilar Penguatan Ekonomi DIY
GKR Mangkubumi menekankan pentingnya penguatan fondasi digitalisasi, kemitraan usaha inklusif, akses pasar yang adil, serta keberpihakan pada usaha mikro dan kecil. "KADIN DIY harus hadir lebih progresif sebagai motor sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat," tegasnya.
Harapannya, KADIN DIY dapat menjadi mitra strategis dalam kebijakan publik, pelopor inovasi, serta jembatan antara pelaku ekonomi lokal dengan jaringan nasional dan global.
Agenda Penting Musda IX KADIN DIY
Ketua Panitia Musda IX KADIN DIY, Gunarta Adibrata, menjelaskan bahwa pelaksanaan Musda berlandaskan Keputusan Presiden Nomor 18 Tahun 2022. Tujuan utama acara ini meliputi:
- Pelaporan dan evaluasi kinerja kepengurusan periode sebelumnya
- Perumusan arah strategis organisasi ke depan
- Pemilihan Ketua Umum KADIN DIY periode 2025–2030
Susunan Acara dan Tamu Kehormatan
Musda IX KADIN DIY rencananya akan dibuka secara resmi oleh Gubernur DIY, Sri Sultan HB X. Beberapa tamu undangan terkemuka yang dijadwalkan hadir antara lain:
- Rosan Roslani (Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM)
- Jajaran Wakil Ketua Pengurus KADIN Indonesia
- Perwakilan KADIN dari berbagai provinsi di Jawa
- Bupati/Wali Kota se-DIY
- Pimpinan institusi strategis daerah
Menurut Y. Sri Susilo, Humas Musda IX KADIN DIY, acara ini juga akan mencakup sidang tiga komisi utama: Komisi A (Bidang Organisasi), Komisi B (Program Kerja), dan Komisi C (Pokok-pokok Pikiran).
Artikel Terkait
BI Terapkan Kuota Penukaran Uang Baru Jelang Lebaran 2026
Anggota DPR Desak Bentuk Tim Khusus Tangani Penonaktifan Massal Peserta BPJS PBI
Gibran Tegaskan Komitmen Pemerintah Perangi Korupsi dan Dorong RUU Perampasan Aset
Produksi Kakao Nasional Diproyeksi Naik Jadi 635 Ribu Ton pada 2026