Bilqis, Gadis 4 Tahun Hilang di Taman Pakui Sayang Makassar, Terekam CCTV Dibawa Perempuan Tak Dikenal
Seorang anak perempuan berusia 4 tahun, Bilqis, dilaporkan hilang setelah mengikuti orang tuanya berolahraga di Taman Pakui Sayang, Jalan AP Pettarani, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu pagi (2/11). Peristiwa menghilangnya Bilqis kini tengah menjadi perhatian.
Petunjuk penting muncul setelah adanya rekaman CCTV dari lokasi kejadian. Dalam rekaman tersebut, terlihat Bilqis sedang dibawa oleh seorang perempuan yang tidak dikenali. Gadis kecil itu tampak berjalan dan digandeng bersama dengan dua anak lainnya di pinggir jalan.
Dwi Nurmas (34), ayah kandung Bilqis, telah membenarkan identitas anaknya dalam rekaman video tersebut. "Rekaman CCTV itu, iya benar itu anak saya. Jadi, satu dari tiga anak yang dalam video itu anak saya," tegas Dwi saat dikonfirmasi oleh wartawan pada Rabu (5/11).
Namun, Dwi menyatakan dengan tegas bahwa ia sama sekali tidak mengenali perempuan yang terlihat membawa anaknya dalam rekaman. Hal ini memunculkan kecurigaan kuat bahwa Bilqis mungkin menjadi korban penculikan. "Saya tidak kenal itu yang bawa," ucapnya.
Hingga berita ini diturunkan, Bilqis telah dinyatakan hilang selama empat hari. Keluarganya berharap dengan sepenuh hati agar anak mereka dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat. "Semoga anak kami bisa kembali dalam kondisi sehat, dan kami mohon bantuan bagi masyarakat apabila melihat anak kami segera menghubungi kami," pintanya.
Menanggapi laporan ini, Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Wahid, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan resmi dari orang tua korban. Proses penyelidikan untuk menemukan Bilqis telah dilakukan. "Sudah ada laporannya, sementara kami selidiki mencari korban," jelas Wahid.
Artikel Terkait
Satgas Cartenz 2026 Amankan Senjata Rakitan di Rumah Kosong Yahukimo
Manchester United Hadapi Ujian Mental di London Stadium Lawan West Ham
Mentan: Kolaborasi dengan Polri Kunci Ketahanan Pangan Nasional
IHSG Menguat 1,24% ke 8.131, Analis Soroti Peluang dan Kewaspadaan