OTT KPK terhadap Gubernur Riau Abdul Wahid Diwarnai Pengejaran hingga Kafe
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Gubernur Riau Abdul Wahid disertai proses pengejaran intensif. Kejadian ini terjadi sebelum penangkapan resmi dilakukan oleh lembaga antirasuah.
"Tim KPK sempat melakukan pencarian dan pengejaran terhadap Saudara AW yang merupakan Gubernur Riau," jelas Budi dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (5/11).
Proses penangkapan Gubernur Riau ini berakhir di salah satu kafe di wilayah Riau. Saat ini Abdul Wahid telah berada di gedung KPK untuk menjalani proses pemeriksaan mendalam bersama sembilan orang lainnya yang turut diamankan.
KPK berencana mengumumkan status resmi Abdul Wahid dalam kasus ini pada hari Rabu (6/11). Informasi ini dinantikan banyak pihak mengingat posisinya sebagai kepala daerah provinsi kaya sumber daya alam.
Profil dan Latar Belakang Pendidikan Gubernur Riau
Sebelum menjabat sebagai Gubernur Riau, Abdul Wahid dikenal sebagai pengusaha dan politikus dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Riwayat pendidikannya dimulai dari SD Negeri Sei Simbar yang diselesaikan pada 1994, kemudian melanjutkan ke MTs Sei Simbar hingga lulus 1997.
Wahid juga menempuh pendidikan agama di Pondok Pesantren Ashhabul Yamin, Agam, Sumatera Barat dan menyelesaikannya pada tahun 2000. Pendidikan tingginya ditempuh di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau jurusan Pendidikan Agama Islam, meraih gelar S1 pada 2004.
Terakhir, Abdul Wahid menyelesaikan studi S2 Ilmu Politik di Universitas Riau dan berhasil meraih gelar Magister Sains pada tahun 2021.
Artikel Terkait
Tumpukan Sampah Membentuk Daratan Baru, Ancam Ekosistem dan Nelayan di Pesisir Cirebon
Dinamika Ruang Ganti Memanas, Otoritas Arbeloa di Real Madrid Dipertanyakan
Akuntan di Lhokseumawe Rekayasa Begal untuk Gelapkan Gaji Relawan Rp59,9 Juta
Tim Putri Bulu Tangkis Indonesia Hadapi Thailand di Perempat Final BATC 2026