Kondisi Terkini Repan, Korban Begal Baduy: Luka Belum Sembuh, Keluarga Tak Bisa Menjenguk

- Selasa, 04 November 2025 | 22:12 WIB
Kondisi Terkini Repan, Korban Begal Baduy: Luka Belum Sembuh, Keluarga Tak Bisa Menjenguk

Kondisi Terkini Repan, Warga Baduy Dalam Korban Begal di Jakarta

Kabar terbaru datang dari kondisi Repan, warga Baduy Dalam yang menjadi korban begal saat berjualan madu di kawasan Cempaka Putih, Jakarta. Kepala Desa Kanekes, Oom, menyatakan bahwa kondisi kesehatan Repan telah menunjukkan perbaikan, meskipun luka bekas bacokan yang dideritanya belum sepenuhnya kering.

Proses Pemulihan dan Tempat Tinggal Sementara di Jakarta

Repan saat ini terpaksa menetap sementara di rumah seorang kenalannya yang bernama Pak Melo, yang berlokasi di daerah Tanjung Duren, Jakarta Barat. Kepindahan ini dilakukan karena Repan masih harus menunggu proses pemeriksaan oleh kepolisian terkait insiden begal yang menimpanya.

Oom, yang sempat mengunjunginya, memberikan konfirmasi langsung. "Kondisinya sudah sehat saat saya ke Jakarta. Jahitan lukanya memang belum dibuka karena jahitannya dalam, meski totalnya hanya sepuluh jahitan," jelas Oom pada Selasa (4/11).

Keluarga Belum Bisa Menjenguk karena Aturan Adat

Pasca kejadian pada Minggu (26/10) lalu, keluarga Repan dari Baduy Dalam belum dapat menjenguknya. Hal ini disebabkan oleh aturan adat Suku Baduy Dalam yang sangat ketat, yang melarang warganya untuk menggunakan kendaraan apapun dalam bepergian. Untuk sampai ke Jakarta, mereka harus berjalan kaki.

Oom mengungkapkan kendala yang dihadapi keluarga, "Mereka belum bisa menjenguk karena harus berjalan kaki ke Jakarta. Perjalanan sekali jalan bisa memakan waktu lima hari, sehingga pulang-perginya menjadi sepuluh hari."

Bantuan dari Pak Melo Selama di Perantauan

Selama masa tinggal dan pemulihannya di Jakarta, seluruh kebutuhan Repan, termasuk biaya pengobatan dan rumah sakit, ditanggung sepenuhnya oleh Pak Melo. Oom menjelaskan bahwa Pak Melo adalah seorang yang sudah sering berkunjung ke Baduy, sehingga sudah lama mengenal Repan.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar