Perempuan Tewas dengan Luka Sayatan di Leher di Rumahnya Sleman
Seorang perempuan berinisial RI (39) ditemukan tewas di rumahnya di Mejing Kidul, Ambarketawang, Gamping, Sleman. Peristiwa pembunuhan ini terjadi pada Selasa pagi (4/11).
Kronologi Penemuan Korban
Kapolsek Gamping, AKP Bowo Susilo, menjelaskan bahwa korban ditemukan oleh pembantunya sekitar pukul 07.15 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi telentang di kamar dengan luka sayatan di leher. "Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan luka sayatan di leher," kata AKP Bowo.
Bukti di TKP dan Perkiraan Waktu Kejadian
Di tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan dua bilah pisau yang telah diamankan. Berdasarkan pemeriksaan saksi, peristiwa pembunuhan diperkirakan terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Hanya berselang 45 menit kemudian, mayat korban berhasil ditemukan.
Aktivitas Korban Sebelum Tewas
Menurut keterangan, sebelum ditemukan meninggal, korban sempat mengurus anaknya yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Anak tersebut berangkat sekolah pada pukul 06.15 WIB diantar oleh pembantu rumah tangga. "Durasinya sebentar, cepat, 30-an menit. Korban tinggal di rumah ini bersama pembantu rumah tangga, kemudian dengan anaknya yang masih SD," jelas AKP Bowo.
Tanda-tanda Mencurigakan
Setelah mengantarkan anak korban ke sekolah, pembantu rumah tangga kembali dan mendapati pintu rumah yang biasanya terbuka dalam kondisi tertutup. Ia juga melihat adanya ceceran darah di dalam rumah, yang kemudian mengarah pada penemuan jenasah korban.
Penyelidikan Polisi
Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki kasus pembunuhan ini dan belum mengetahui identitas pelaku maupun motif di baliknya. Tidak ada barang milik korban yang dilaporkan hilang. "Masih didalami, nanti dari motifnya masih didalami, dari Polsek Gamping maupun dari Satreskrim Polresta Sleman," ujar AKP Bowo. Penyidikan terus dilakukan untuk mengungkap pelaku dugaan tindak pidana pembunuhan ini.
Artikel Terkait
Gerindra Syukur 18 Tahun, Dasco Tekankan Kaderisasi dan Kedekatan dengan Rakyat
Program Makan Bergizi Tetap Berjalan di Bulan Puasa dengan Mekanisme Disesuaikan
MK Gelar Sidang Uji Materi Pasal KUHP Baru yang Dikhawatirkan Kriminalisasi Kritik
Anggota DPR Kritik Target Konsumsi Susu Anak, Sebut Statistik Bohong