Presiden Prabowo Pasang Badan untuk Whoosh, Kapan untuk Rakyat Banten?
Oleh: Ahmad Khozinudin, S.H.
Advokat dan Koordinator Tim Advokasi Melawan Oligarki Rakus Perampas Tanah Rakyat (TA-MOR-PTR)
Harapan masyarakat untuk pengusutan dugaan korupsi proyek kereta cepat Whoosh di era Jokowi terancam kandas. Presiden Prabowo Subianto justru memilih untuk "pasang badan" dengan mengadopsi argumentasi serupa dari pemerintahan sebelumnya.
Pernyataan terbaru Presiden Prabowo tentang jaminan pembayaran utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung ke China menguatkan komitmennya terhadap Whoosh. Namun, tidak dijelaskan apakah pembayaran cicilan akan menggunakan dana APBN atau sumber lainnya.
Kebijakan ini dinilai dapat mengaburkan harapan masyarakat untuk pengungkapan kasus Whoosh. KPK diperkirakan akan mengikuti arahan politik Presiden dengan kemungkinan menyatakan tidak ditemukan unsur korupsi dalam proyek tersebut.
Kontras Kebijakan: Whoosh vs PIK-2
Presiden menunjukkan komitmen kuat untuk membela proyek Whoosh, namun di sisi lain dianggap lamban menangani persoalan rakyat Banten yang terdampak proyek PIK-2 Tropical Coasland.
Artikel Terkait
Vinicius dan Camavinga Santai Berbincang Usai Prancis Kalahkan Brasil
Macet Parah Landa Tanjung Bunga Imbas Pensi Smansa 2026 yang Dihadiri Ribuan Penonton
Timnas Indonesia Hancurkan Saint Kitts dan Nevis 4-0, Lolos ke Final FIFA Series 2026
Gubernur Sulsel Bahas Kerja Sama Pendidikan dan Investasi dengan Pejabat AS