Ray Rangkuti mempertanyakan pernyataan politikus PSI tentang elite PDI-P yang disebut belum berdamai dengan sejarah kelam Soeharto. Menurutnya, berdamai dengan sejarah tidak berarti memaafkan mantan pejabat yang disebut melakukan pelanggaran HAM dan menyuburkan praktik KKN.
"Apakah berdamai dengan sejarah itu harus memaafkan berbagai mantan pejabat yang disebut melakukan pelanggaran HAM, menyuburkan praktek KKN dan menghancurkan demokrasi?" tanya Ray tegas.
Dampak Jika Soeharto Dinobatkan Sebagai Pahlawan
Meski kontroversial, jika gelar pahlawan nasional diberikan kepada Soeharto, pemerintah berpendapat bahwa kepemimpinan Soeharto dapat menjadi contoh dan teladan bagi pejabat dan elite politik saat ini. Namun Ray mengingatkan bahwa pengangkatan Soeharto sebagai pahlawan justru dapat mengabaikan berbagai masalah HAM dan KKN yang terjadi di masa lalu.
Debate pro kontra Soeharto sebagai pahlawan nasional ini mencerminkan kompleksitas penilaian sejarah dan pentingnya mempertimbangkan seluruh aspek kepemimpinan seorang figur nasional sebelum memberikan pengakuan tertinggi sebagai pahlawan bangsa.
Artikel Terkait
Kevin Diks Jadi Sorotan Usai Insiden Penalti yang Tentukan Kekalahan Indonesia
Nenek di Bondowoso Tewas Tersambar Petir di Dalam Rumah
Angin Puting Beliung Rusak RSUD dan Puluhan Rumah di Jombang
Timnas Indonesia Takluk Tipis 0-1 dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026