Presiden Prabowo Perintahkan KAI Tambah Gerbong KRL, Targetkan Pengoperasian Penuh 2026

- Senin, 03 November 2025 | 19:54 WIB
Presiden Prabowo Perintahkan KAI Tambah Gerbong KRL, Targetkan Pengoperasian Penuh 2026

Presiden Prabowo Perintahkan KAI Tambah Gerbong KRL Jabodetabek

Presiden Prabowo Subianto memanggil Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, ke Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (3/11). Dalam pertemuan tersebut, Presiden memberikan arahan langsung untuk meningkatkan kenyamanan layanan kereta rel listrik (KRL) di wilayah Jabodetabek.

Perintah Langsung untuk Atasi Kepadatan KRL

Presiden Prabowo secara khusus memerintahkan penambahan rangkaian gerbong KRL selama jam sibuk, yaitu pada pagi hari saat perjalanan berangkat kerja dan sore hari saat perjalanan pulang kerja. Kebijakan ini diharapkan dapat mengatasi masalah kepadatan yang selama ini dialami pengguna KRL.

Bobby Rasyidin mengungkapkan kepedulian Presiden terhadap kondisi penumpang KRL. "Beliau sampaikan bahwa harus senyaman mungkin, tadi saya jelaskan juga bahwa sekarang itu pada jam sibuk, KRL kita itu sudah berdempet-dempetan, beliau sangat concern sekali dengan itu," kata Bobby.

Target Penambahan Rangkaian KRL Baru

PT KAI telah menyiapkan rencana penambahan rangkaian KRL baru untuk mendukung arahan Presiden. Saat ini, sudah terdapat 11 trainset KRL baru buatan China yang beroperasi melayani rute:

  • 4 trainset di jalur Bogor–Jakarta Kota
  • 7 trainset di jalur Cikarang–Duri–Pasar Senen–Cikarang

Selain itu, PT KAI juga sedang menguji coba KRL produksi PT INKA (Persero). Sebanyak 4 trainset saat ini berada di Depo KRL Depok dan masih dalam tahap uji teknis.

Jadwal Pengoperasian KRL Baru

Bobby Rasyidin menjelaskan target pengoperasian KRL baru secara bertahap:

  • Hingga akhir tahun: 11 trainset KRL baru dari China akan beroperasi penuh
  • Pertengahan tahun depan: 12 trainset dari INKA ditargetkan sudah beroperasi
  • Januari 2026: Seluruh tambahan rangkaian baru akan mulai beroperasi

Penambahan kapasitas KRL ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dengan meningkatkan kenyamanan dan kapasitas layanan transportasi umum di kawasan Jabodetabek.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar